Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Swedia Kirim Napi ke Estonia untuk Pertama Kalinya
ilustrasi bendera Swedia (unsplash.com/markkoenig)
  • Swedia memulai transfer empat narapidana laki-laki warga negaranya ke Estonia, sebagai bagian kesepakatan peminjaman 600 sel tahanan di Tartu selama lima tahun.
  • Parlemen Swedia telah menyetujui perjanjian tersebut pada Juni; kapasitasnya ditargetkan menampung hingga 600 narapidana Swedia sampai musim panas 2027.
  • Estonia menolak rencana menerima narapidana dari Inggris, sementara Swedia menyetujui penurunan usia pertanggungjawaban pidana menjadi 14 tahun dan hukuman anak hingga 18 tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Otoritas Swedia memulai transfer narapidana (napi) ke Estonia pada Selasa (18/8/2026). Pengiriman narapidana ini sebagai bagian dari kesepakatan Swedia untuk meminjam 600 sel tahanan di Estonia untuk napi asal negaranya. 

“Sangat memuaskan bahwa kerja sama yang dilakukan kedua pihak dan pengiriman pertama napi ke Estonia berjalan dengan aman dan sukses. Ini adalah sejarah baru bagi Swedia,” terang Menteri Hukum Swedia, Gunnar Strommer, dikutip dari Democrata

Pada Juni, Parlemen Swedia sudah memberikan lampu hijau persetujuan peminjaman sel tahanan di Tartu. Perjanjian ini akan berlangsung selama durasi 5 tahun ke depan dan akan sampai 600 napi hingga musim panas 2027.

1. Semua napi yang dikirim warga negara Swedia

suasana di dalam penjara (unsplash.com/ansleycreative)

Menteri Hukum Estonia, Liisa Pakosta mengatakan bahwa semua napi yang dikirim ke negaranya merupakan warga negara Swedia. Keempat napi laki-laki tersebut diketahui memiliki ditransfer menggunakan pesawat sewaan dan tiba di Pangkalan Militer Amari. 

Dilansir ERR, Kepala Penjara Tartu, Merle Ulst mengatakan bahwa pengiriman ini adalah sebuah capaian penting dari tim penjara. Ia dan jajarannya mengaku sudah mempersiapkan semuanya dengan baik. 

“Kami sudah mempersiapkan hari ini selama lebih dari setahun. Kami sudah melatih staf, prosedur praktik, dan bekerja dengan kolega kami dari Swedia. Hasilnya, penerimaan berjalan dengan aman dan sesuai rencana,” ungkapnya.

2. Estonia tolak rencana pengiriman napi dari Inggris

ilustrasi bendera Estonia (unsplash.com/aboodi_vm)

Pekan lalu, Pakosta menolak rencana menerima napi asal Inggris di Estonia untuk meminimalisir kelebihan kapasitas di penjara. Menurutnya, Estonia hanya menyewakan sel tahanan untuk Swedia dan tidak untuk negara lain. 

Ia menambahkan, Estonia belum menerima segala proposal dari Inggris Raya terkait dengan penyewaan sel tahanan. Menurutnya, jika proposal tersebut memang dibuat dan jawaban dari Estonia pasti tidak. 

3. Swedia turunkan usia legal hukuman pidana kriminal

ilustrasi bendera Swedia (pixabay.com/picudio)

Selain mengirimkan napi ke Estonia, Parlemen Swedia juga akhirnya menyetujui penurunan usia hukuman pidana kriminal dari 15 tahun menjadi 14 tahun. Selain itu, setuju meningkatkan vonis maksimum kepada anak-anak hingga 18 tahun penjara. 

Kebijakan ini rencananya akan resmi diterapkan pada 10 September 2026. Selang 3 hari sebelum dilangsungkannya pemilihan umum legislatif di negara Skandinavia tersebut. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article