KRL Bogor dan Tangerang Terganggu, Jalur Dioperasikan Satu Arah

- KAI Commuter menerapkan rekayasa operasi pada lintas Bogor dan Tangerang, Kamis (20/8/2026), dengan perjalanan di segmen Pasar Minggu-Manggarai serta Rawabuaya-Batu Ceper memakai satu jalur.
- Gangguan lintas Bogor dipicu KRL Bogor-Jakarta Kota yang tertemper orang di antara Cawang-Tebet, menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman.
- Keterlambatan lintas Tangerang terjadi setelah KRL Duri-Tangerang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi; KAI Commuter memperbaiki sarana dan mengurai antrean perjalanan.
Jakarta, IDN Times - KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi akibat insiden yang terjadi di Commuter Line lintas Bogor dan Lintas Tangerang, Kamis (20/8/2026).
KAI Commuter sementara melayani perjalanan Commuter Line Bogor hanya menggunakan satu jalur dari Stasiun Pasar Minggu - Stasiun Manggarai.
"Sedangkan pada lintas Tengerang, perjalanan Commuter Line Tangerang menggunakan satu jalur pada lintas Rawabuaya - Batu Ceper," ucap Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan.
Saat ini KAI Commuter masih terus malakukan penanganan dan perbaikan sarana KRL serta melakukan proses penguraian antrean perjalanan Commuter Line yang sempat terlambat.
"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan.," kata Leza.
Diketahui perjalanan Commuter Line Bogor terganggu karena tertemper orang saat berada di sekitar jalur rel.
"Commuter Line No.1183 relasi Bogor - Jakarta Kota tertemper orang di lintas Cawang-Tebet yang menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman," jelas Leza dalan keterangan.
Sementara itu keterlambatan Commuter Line Tangerang terjadi karena Commuter Line No.1914 relasi Duri - Tangerang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi.
"Kejadian ini juga menyebabkan rusaknya pada bagian depan KRL," tambah Leza.


















