Jakarta, IDN Times - Pemerintah Yaman mengecam Iran karena telah mengoperasikan penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sanaa ke Ibu Kota Teheran tanpa seizin Yaman agar milisi Houthi bisa menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (3/7/2026) pekan lalu.
Presiden Yaman, Rashad Al-Alimi, dalam pernyataannya pada Sabtu (4/7/2026) mengatakan, penerbangan langsung dari Bandara Sanaa untuk Houthi atas permintaan Iran merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara. Sebab, Iran tidak meminta izin terlebih dahulu ke Yaman untuk menerbangkan Houthi ke Teheran agar bisa menghadiri pemakaman Khamenei.
