Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Rabu (2/9/2026), mengancam akan melancarkan serangan lebih lanjut terhadap Iran. Ia memperingatkan bahwa AS dapat menghantam Iran kapan saja mereka mau.
Sebelumnya, pada Selasa (1/9/2026), militer AS menyerang sejumlah kota dan wilayah di sepanjang pesisir selatan Iran, dekat Selat Hormuz. Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di berbagai kawasan Timur Tengah, termasuk Bahrain, Irak, dan Yordania. Aksi saling serang ini merupakan yang besar sejak Juli 2026.
"Kami menghantam mereka dengan sangat keras tadi malam dan bahwa serangan-serangan tersebut melenyapkan semua peralatan baru yang coba mereka bangun di sepanjang Selat Hormuz. Itu adalah serangan yang sangat hebat tadi malam. Dan kami siap untuk melakukan serangan lagi. Kapan pun kami mau," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.
