Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, sedang berpidato di acara AmericaFest 2025 di Phoenix Convention Center, Arizona. (flickr.com/Gage Skidmore via commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)
Berbeda dengan Trump, Wakil Presiden AS, JD Vance, justru ragu Iran terlibat dan bertanggung jawab atas pembajakan pesawat Flydubai. Sebab, hingga saat ini, belum ada bukti kuat yang bisa menunjukkan dugaan tersebut.
Oleh karena itu, dalam pernyataannya sebelum terbang ke Alaska pada Senin, Vance mengatakan akan menunggu bukti-bukti penyelidikan pembajakan pesawat Flydubai. Sebab, proses investigasi soal insiden tersebut kini masih dilakukan oleh pihak berwajib.
"Itu adalah sesuatu yang saya serahkan kepada (Direktur CIA) John Ratcliffe dan beberapa orang dari badan intelijen. Saya tidak ingin mendahului pengumuman apa pun, tetapi itu tentu saja sesuatu yang sedang kami pertimbangkan. Namun, saya belum melihat sesuatu yang pasti," ujar Vance dilansir USA Today.