potert kantor Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) (flickr.com/David B. Gleason via commons.wikimedia.org/David B. Gleason)
Kabar burung soal pencopotan Hegseth tadi lantas direspons oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) AS. Kementerian tersebut mengatakan bahwa Hegseth tetap berkomitmen untuk menjadi Menhan AS sampai Trump lengser.
"Menteri Hegseth tidak akan mundur atau terhalang oleh politisi yang berusaha meraih keuntungan politik partisan. Menteri Hegseth berkomitmen 100 lersen untuk memimpin Kementerian (Pertahanan) hingga akhir masa jabatan Presiden Trump,” kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan AS, Sean Parnell.
Pada September lalu, anggota parlemen AS dari Partai Republik, Thomas Massie, mengancam akan memakzulkan Hegseth dari kursi Menhan. Sebab, ia menganggap Hegseth telah melakukan banyak pelanggaran sehingga tidak layak menjadi menteri. Massie dikabarkan akan menyampaikan semua tuduhan tersebut ke parlemen AS pada Senin (9/11/2026) atau Selasa (10/11/2026) pekan depan.