ilustrasi kegagalan (pexels.com/Ann H)
AS dan Iran sendiri sudah menggelar negosiasi damai di Islamabad, Pakistan, selama 21 jam pada pekan lalu. Negosiasi ini dilakukan agar perang antara AS dan Iran yang juga melibatkan Israel berakhir permanen. Namun, upaya tersebut gagal. Sebab, AS dan Iran sama-sama belum mencapai kesepakatan damai.
“Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan. Saya pikir, itu merupakan kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat,” kata Wakil Presiden AS, JD Vance, usai menggelar pertemuan dengan perwakilan Iran.
Dalam pernyataannya, Vance mengatakan, gagalnya negosiasi di Pakistan pekan lalu disebabkan Iran tidak mau menyetujui syarat perdamaian yang diberikan AS. Padahal, jika Iran setuju dengan syarat tersebut, kesepakatan perdamaian kemungkinan besar bisa diraih.
Jadi, jika ingin berdamai, AS meminta Iran untuk menyetop program pengembangan senjata nuklir mereka. Sebab, program senjata nuklir dianggap mengganggu stabilitas keamanan dunia, khususnya di Timur Tengah. Namun, Iran memutuskan untuk menolak syarat tersebut.