Jakarta, IDN Times - Seorang tokoh spiritual tewas dikeroyok ratusan massa di Distrik Kushtia, Bangladesh, pada Sabtu (11/4/2026). Insiden mematikan ini dipicu oleh ketegangan komunal pasca-beredar sebuah video lama di media sosial yang memicu kemarahan warga.
Peristiwa ini menambah panjang daftar aksi main hakim sendiri di Bangladesh, di tengah upaya negara tersebut memulihkan supremasi hukum pascagelombang protes mahasiswa pada 2024 lalu. Pihak berwenang kini dihadapkan pada tantangan berat untuk mencegah eskalasi kerusuhan meluas ke wilayah lain.
