Bus Jatuh ke Sungai di Bangladesh, 24 Orang Tewas

- Sebuah bus berpenumpang 40-50 orang jatuh ke Sungai Padma di Rajbari, Bangladesh, menewaskan sedikitnya 24 orang dan menyebabkan sejumlah penumpang masih hilang.
- Bus kehilangan kendali saat hendak menaiki kapal feri setelah ponton tertabrak kapal lain, membuat kendaraan tenggelam hingga kedalaman sekitar sembilan meter.
- Tim penyelamat gabungan dikerahkan untuk evakuasi korban, sementara pemerintah membentuk komite investigasi atas insiden yang menambah daftar panjang kecelakaan transportasi di Bangladesh.
Jakarta, IDN Times - Sedikitnya 24 orang tewas setelah sebuah bus yang membawa 40-50 penumpang jatuh ke Sungai Padma di Bangladesh pada Rabu (25/3/2026). Para pejabat khawatir masih banyak korban yang hilang.
Dilansir dari Hindustan Times, bus kehilangan kendali saat hendak menaiki kapal feri di desa Daulatdia, distrik Rajbari, sekitar 100 km dari ibu kota, Dhaka. Polisi serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil mengatakan kendaraan tersebut tenggelam hingga hampir 9 meter ke dalam sungai.
1. Banyak penumpang tewas akibat terjebak di dalam bus

Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan detik-detik bus tersebut terjun ke sungai, diiringi teriakan panik orang-orang di sekitarnya. Dalam hitungan detik, bus itu tenggelam sepenuhnya ke dalam air. Beberapa penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang keluar dari bus, dibantu oleh warga yang melemparkan tali.
“Ketika bus hendak menuju kapal feri dari ponton, sebuah kapal feri lain yang lebih kecil menabrak ponton tersebut. Bus kemudian terjun ke sungai setelah sopir kehilangan kendali atas kemudi.Tepat di depan mata kami, bus itu jatuh ke sungai, tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa,” kata pengawas terminal, Monir Hossain.
Petugas pemadam kebakaran, Dewan Sohel Rana, mengungkapkan bahwa banyak penumpang berhasil berenang menyelamatkan diri, tapi ada pula yang terjebak di dalam bus dan akhirnya tenggelam.
2. Korban tewas termasuk 5 anak-anak

Dilansir dari DW, upaya penyelamatan melibatkan empat unit pemadam kebakaran dan 10 penyelam, dengan dukungan dari militer, polisi, penjaga pantai, dan otoritas setempat. Sebuah kapal penyelamat juga dikerahkan pada Rabu malam untuk mengangkat bus tersebut. Meski demikian, proses evakuasi sempat terhambat oleh arus deras dan hujan semalaman.
Petugas pemadam kebakaran lainnya, Talha Bin Zasim, mengatakan bahwa dari 24 korban tewas, 22 di antaranya ditemukan di dalam bus. Mereka terdiri dari 6 pria, 11 perempuan dan 5 anak-anak. Sementara itu, dua perempuan lainnya meninggal setelah sempat diselamatkan.
3. Ratusan orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas dan kapal feri di Bangladesh setiap tahun

Bus tersebut sedang dalam perjalanan ke Dhaka saat kejadian, dengan sebagian besar penumpang baru saja kembali dari kampung halaman usai libur Idul Fitri. Menurut pejabat dan saksi mata, sebagian besar penumpang merupakan satu keluarga.
Sementara itu, media lokal melaporkan bahwa komite beranggotakan lima orang telah dibentuk untuk menyelidiki insiden tersebut. Adapun kecelakaan mematikan seperti ini kerap terjadi di Bangladesh, dengan ratusan orang tewas setiap tahunnya akibat kecelakaan lalu lintas dan kapal feri.


















