Jakarta, IDN Times - Ribuan warga Ceuta turun ke jalan pada Minggu (9/8/2026). Mereka turun ke jalan untuk memprotes pemerintah Spanyol agar lebih serius dalam menangani krisis migrasi usai masuknya ribuan imigran Maroko pekan lalu.
Pada 30 Juli 2026, sekitar 78 ribu imigran Maroko berbondong-bondong masuk secara ilegal ke Ceuta. Insiden itu membuat negara Uni Eropa (UE), terutama Italia memberlakukan pengecekan pengunjung asal Spanyol.
