Jakarta, IDN Times - Pemerintah Inggris memperingatkan negara-negara yang dianggap sebagai lawan berpotensi memiliki kemampuan militer untuk menyerang pada 2030. Inggris dan sekutu NATO pun disebut memiliki waktu sedikit lebih dari 1.000 hari untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan tersebut.
Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting menegaskan, pemerintah perlu memastikan negaranya siap menghadapi ancaman keamanan yang terus berkembang. Ia juga menyoroti risiko serangan siber, kejahatan terorganisasi, dan perubahan iklim yang dapat mengganggu infrastruktur penting.
“Untuk mencegah kemungkinan terburuk, kita harus mempersiapkan diri menghadapinya. Prioritas utama saya adalah memastikan negara ini siap untuk berperang dan menang,” tulis Streeting dalam artikel yang dimuat The Telegraph.
Peringatan tersebut muncul di tengah langkah pemerintah Inggris memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi keadaan darurat. Melalui kampanye Be Ready, warga diimbau menyiapkan persediaan kebutuhan pokok yang cukup untuk bertahan setidaknya selama tiga hari atau 72 jam.
