Comscore Tracker

Lawan Arus! Lakukan 7 Hal Ini agar Pemilu 2019 Berjalan Aman dan Damai

Yuk, nggak usah ragu untuk melakukannya!

Mendekati Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan serentak pada Rabu, 17 April mendatang, perang antara pendukung kedua calon pasangan presiden yang terjadi di media sosial tampak semakin memanas saja. Dari mulai aksi saling mengejek dan mencaci kedua pasangan calon hingga perang tagar aksi memboikot beberapa pihak yang memiliki pandangan atau pilihan berbeda sudah bukan lagi pemandangan yang aneh. Berbeda pilihan rentan membuat kita dimusuhi.

Hal-hal semacam itu sebenarnya nggak perlu terjadi jika kita menyadari bahwa Pemilu, bagaimanapun, adalah salah satu wujud pelaksanaan sistem demokrasi yang menjadi hak dan tanggung jawab bersama. Siapa pun yang kelak terpilih menjadi presidennya adalah hak dan tanggung jawab kita bersama untuk mengawal mereka (pasangan presiden) agar menjadi pemimpin yang mampu mengemban dan nggak menyelewengkan tanggung jawabnya dalam memimpin negeri ini.

Kita sebagai rakyat berhak memilih dan menentukan siapa pemimpin negeri ini. Juga berhak melayangkan kritik atau aksi protes jika kelak pemimpin yang telah kita pilih bersama itu menyelewengkan tanggung jawabnya, tapi juga mesti sadar akan tanggung jawab kita sendiri sebagai warga negara. Menjaga agar Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan serentak pada 17 April mendatang berjalan aman dan damai adalah salah satu bentuk tanggung jawab kita sebagai warga negara ini. Daripada ikut-ikutan masuk ke dalam aksi saling serang, akan jauh lebih baik kalau kamu mampu melawan arus semacam itu. Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk mencapai itu. Berikut ini tujuh di antaranya.

1. Tahan dirimu agar nggak gampang menyebar berita atau tulisan, foto, dan video yang bersifat provokatif dan hoax

Lawan Arus! Lakukan 7 Hal Ini agar Pemilu 2019 Berjalan Aman dan Damaiantarafoto.com

Ini hal yang tampaknya sepele, tapi jika setiap warga Indonesia melakukannya, aksi saling membenci dan menyerang antara dua kubu pendukung pasangan calon presiden yang terjadi di media sosial seperti saat ini nggak akan terjadi. Maka setiap kali menemukan berita atau tulisan, foto, dan video yang isinya cenderung provokatif dan belum jelas kebenarannya, tahanlah diri dari keinginan untuk turut menyebarkannya. Hal-hal semacam itu cukup berhenti di kamu. Jangan biarkan bergulir terus hingga menghasut lebih banyak orang.

Maka penting bagi kamu untuk benar-benar membaca dan mencerna isi setiap berita yang kamu temukan di berandamu sebelum memutuskan untuk membagikannya. Nggak sekadar membacanya, tapi juga cobalah mengerti dan pahami maksud dari keseluruhan isinya. Begitu juga dengan foto dan video, cobalah cari tahu dulu kebenarannya sebelum kamu ikut-ikutan membagikannya.

Hindari membagikan link berita atau tulisan yang cuma kamu baca judul atau caption pengantarnya. Selain karena tindakan semacam itu merupakan sikap yang kurang bertanggung jawab, hal itu juga berbahaya. Kamu nggak pernah tahu kan, akibat semacam apa yang akan ditimbulkan dari berita atau tulisan, foto, dan video yang kamu bagikan itu?

Jadi, pikir ulang sebelum membagikan sesuatu!

2. Jangan mudah termakan isu

Lawan Arus! Lakukan 7 Hal Ini agar Pemilu 2019 Berjalan Aman dan Damaiimgcop.com

Sebagai manusia dewasa, kamu tentu bisa membedakan mana yang baik, mana yang buruk; mana yang kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan, mana yang masih berupa isu. Maka, jika menemukan sesuatu timbanglah dulu, seberapa besar kebenarannya.

Ikut-ikutan membagikan sesuatu yang belum jelas kebenarannya, apalagi turut serta menggoreng isu tersebut sama sekali nggak ada manfaatnya. Tindakan semacam itu hanya akan memperuncing permusuhan yang sudah kadung terbentuk antara dua kubu pendukung calon pasangan presiden. Jika ingin melakukan atau mendukung aksi kampanye calon pasangan presiden pilihanmu, cobalah melakukannya dengan cara-cara yang jauh lebih bermartabat.

3. Hargailah pilihan orang lain

Lawan Arus! Lakukan 7 Hal Ini agar Pemilu 2019 Berjalan Aman dan Damaiszzljy.com

Bahkan ketika orang lain tersebut memutuskan untuk nggak memilih salah satu pasangan calon presiden sekalipun karena memilih untuk nggak memilih pun sebenarnya adalah sebuah pilihan. Mereka yang memilih untuk nggak memilih itu tentu memiliki alasan. Namun, memang nggak ada salahnya kalau kamu ingin mengajak mereka yang memutuskan nggak memilih itu untuk mengubah keputusannya demi kebaikan negeri ini. Hanya saja, lakukan upaya semacam itu dengan cara yang baik dan elegan.

Hindari sikap menyalahkan, apalagi sampai mencaci dan memberikan mereka lebel macam-macam yang sebenarnya nggak masuk akal, bahwa golput itu haram misalnya, atau yang golput sudah pasti merupakan penghuni neraka. Itu kan lucu. Selain itu, upaya semacam itu, bukannya semakin menarik minat mereka untuk mengubah pilihannya agar mau menggunakan hak pilihnya, bisa jadi mereka malah bersikap sebaliknya: semakin anti untuk memilih.

Baca Juga: Pemilu 2019 Dinilai Rentan terhadap Ancaman Kelompok Radikalisme

4. Hindari mencaci, apalagi menjelek-jelekkan kedua pasangan calon presiden

Lawan Arus! Lakukan 7 Hal Ini agar Pemilu 2019 Berjalan Aman dan Damaisiksakampus.com

Pada dasarnya setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan. Setiap orang memiliki potensi yang bisa dibanggakan. Begitu jugalah dengan kedua pasangan calon presiden yang nanti akan kita pilih di Pemilu 2019 ini.

Keputusan kedua pasangan untuk mengajukan diri ke ajang Pilpres tentu dibuat bukan atas dasar main-main. Kedua pasangan tersebut tentu merasa memiliki kemampuan dan potensi untuk menjadi pemimpin negeri ini meski tentu saja kredibilitasnya memang masih perlu dibuktikan terlebih dahulu. Paling nggak, keduanya sama-sama memiliki keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi karena percayalah, menjadi pasangan calon presiden di negeri ini benar-benar bukan perkara mudah.

Coba bayangkan, sekarang mereka mau nggak mau harus menghadapi berbagai hujatan, serangan, bahkan mungkin fitnahan dari berbagai pihak. Bukankah nggak semua orang bisa menerima serangan semacam itu dengan sikap santai?

Selain itu, mencaci dan menjelek-jelekkan kedua pasangan calon presiden juga hanya akan memperkeruh suasana dan memancing permusuhan. Bukankah menciptakan suasana yang lebih kondusif jauh lebih baik? Karena dengan begitu, masyarakat negeri ini jadi bisa menilai kedua pasangan calon presiden dengan jauh lebih objektif.

5. Mulailah kenali kedua pasangan calon presiden secara mendalam agar nggak salah pilih

Lawan Arus! Lakukan 7 Hal Ini agar Pemilu 2019 Berjalan Aman dan DamaiIDN Times/Sukma Mardya Shakti

Dibanding sibuk mengejek dan mencaci kedua pasangan calon presiden, akan lebih baik jika kamu memfokuskan diri untuk mengenali mereka secara lebih mendalam. Bukan melalui berita atau tulisan-tulisan provokatif dan hoax tentu. Kenali keduanya melalui berita atau tulisan-tulisan dari situs yang bisa dipercaya. Situs yang cenderung mampu menghadirkan segala sesuatu secara berimbang. 

Mengikuti setiap sesi debat Capres juga bisa menjadi alternatif utama untuk bisa mengenali kedua pasangan calon tersebut. Melalui debat Capres, selain kamu bisa mengetahui lebih detil apa saja visi dan misi mereka, kamu juga bisa menilai seberapa cerdas dan cergas mereka menghadapi berbagai tantangan dan masalah yang nantinya akan mereka hadapi jika terpilih menjadi presiden.

Cara tadi tentu saja bukan cara satu-satunya. Masih ada alternatif lain yang bisa menjadi jalan untuk kamu mengenali secara lebih mendalam kedua pasangan tersebut. Asal bukan melalui hoax.

6. Siapa pun pasangan presiden terpilih nanti, terimalah dengan lapang dada, beri mereka dukungan demi Indonesia lebih baik

Lawan Arus! Lakukan 7 Hal Ini agar Pemilu 2019 Berjalan Aman dan DamaiPexels/Huy Chiến Trần

Siapa pun presiden terpilih nanti adalah pilihan kita bersama. Bersikaplah dewasa untuk menerima dengan lapang dada jika yang terpilih ternyata pasangan calon yang menjadi lawan pilihan kita. Bukankah kedua calon pasangan presiden itu sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun dan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik?

Baik dari kubu nomor urut 1 maupun dari kubu nomor urut 2, mari saling bergenggaman tangan, beri kepercayaan dan dukungan kepada presiden terpilih nanti untuk mewujudkan visi dan misinya bersama-sama. Koreksi mereka jika melakukan kesalahan, dan kritiklah jika ternyata menyimpang dari tujuan awal yang menjadi visi dan misinya. 

7. Mulailah dari diri sendiri

Lawan Arus! Lakukan 7 Hal Ini agar Pemilu 2019 Berjalan Aman dan DamaiPexels/Daniel Xavier

Nggak perlu menunjuk siapa-siapa, mulailah melakukan keenam poin sebelumnya dari diri sendiri. Jika setiap warga Indonesia lebih peduli terhadap dirinya sendiri untuk mau mewujudkan Pemilu 2019 ini dengan aman dan damai saja, maka yakinlah tujuan itu akan tercapai.

Jadi bagaimana? Berani menjadi warga negara Indonesia yang melawan arus demi mewujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai dan tercapainya kondisi Indonesia yang lebih baik? Yuk, nggak usah ragu untuk melakukannya!

Baca Juga: Begini Hubungannya Pileg dan Pilpres pada Pemilu 2019

El Rui Photo Community Writer El Rui

Penghuni Pluto. Gemar menulis hal-hal remeh dan berpikir aneh-aneh.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You