Comscore Tracker

[OPINI] Gencar Bangun Personal Branding Malah Menjatuhkan Nilai Diri

Sesuatu yang dilakukan secara berlebihan bisa jadi boomerang

Di era serba digital ini, personal branding dianggap sangat penting untuk menunjang karier dan citra positif di hadapan publik. Namun, seringkali kita lupa bahwa sesuatu yang dilakukan secara berlebihan bisa menjadi boomerang untuk diri kita sendiri.

Sebagaimana pepatah yang dikatakan oleh seorang penulis terkenal Amerika Serikat, Bill Vaughan, bahwa hidup adalah tentang keseimbangan, terlalu berlebihan dalam sesuatu merupakan sebuah kekacauan. Hal tersebut jelas adanya, di mana segala sesuatu yang kita lakukan secara berlebihan malah akan membuat semuanya berantakan.

Dalam kasus personal branding, sering kita jumpai seseorang yang terlalu mendewakan publisitas tentang dirinya. Padahal, poin utama personal branding bukan dari banyaknya publisitas, melainkan nilai dan kesan apa yang kita berikan kepada audiens sehingga citra positif dari diri kita terus melekat di ruang publik.

Terlalu banyak mempublikasi keunggulan diri sendiri dengan tujuan personal branding malah bisa menjatuhkan nilai kita di mata orang sekitar, utamanya sirkel terdekat kita. Hal tersebut berpotensi dianggap sebagai perbuatan narsistik yang sedikit demi sedikit menghancurkan value kita sendiri.

Dilansir Healthline, seseorang yang memiliki kepribadian narsistik cenderung menganggap dirinya superior dan unggul dibanding orang lain. Kepribadian tersebut membuat seorang narsistik kurang disukai dan ditinggalkan oleh sejumlah temannya.

Seorang narsistik selalu mencari cara agar dirinya terlihat unggul di depan banyak orang. Secara sadar atau tidak, hal itu dilakukan semata-mata untuk mendapat pengakuan atau validasi dari publik yang mana akhirnya bisa bertujuan untuk mendongkrak personal branding.

Kendati demikian, tidak ada salahnya membangun personal branding melalui publikasi di media sosial atau lainnya. Namun, kita harus paham bahwa semua hal di dunia ini ada takarannya. Jangan sampai kita haus validasi hingga lupa batasan yang perlahan menggiring kita ke jurang kehancuran.

Baca Juga: [OPINI] Pentingnya Partisipasi Perempuan dalam Politik

Mutiara Ananda Photo Verified Writer Mutiara Ananda

I write what I read, I read what I wrote.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya