ilustrasi penampakan gerhana matahari dari kacamata gerhana (unsplash.com/Jason Howell)
Gerhana matahari cincin yang terjadi pada Februari 2027 akan memiliki jalur yang panjang dan lebar. Pertama-tama, gerhana akan terbit di sebelah barat daya Pulau Paskah yang berada di Samudra Pasifik Selatan dan terbenam di Teluk Guinea yang berada di Afrika Barat. Dilansir laman Space.com, gerhana ini juga akan melintasi Chili, Argentina, Uruguay, dan sebagian kecil wilayah Brasil. Di Benua Afrika, gerhana akan terlihat di Pantai Gading, Ghana, Togo, Benin, dan Nigeria.
Sementara, untuk gerhana matahari total yang berlangsung pada 2 Agustus 2027, gerhana akan dimulai dari Samudra Atlantik, lalu melintasi Spanyol, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Sudan, Arab Saudi, Yaman, Somalia, dan berakhir di Kepulauan Chagos yang berada di Samudra Hindia. Sayangnya, Indonesia sendiri gak masuk dalam daftar negara yang dapat menyaksikan gerhana matahari cincin pada awal 2027. Warga Indonesia baru bisa menyaksikan gerhana matahari pada 2 Agustus 2027. Sayangnya lagi, fenomena tersebut bukan dalam fase total, melainkan gerhana matahari sebagian.
Dibandingkan dengan gerhana bulan, gerhana matahari gak terlalu sering terjadi. Adapun, gerhana matahari cincin hanya terjadi satu kali dalam setahun. Sementara, gerhana matahari total jauh lebih jarang lagi dan hanya terjadi setiap 18 bulan sampai 2 tahun sekali.