Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
2 Gerhana Matahari pada 2027, Apa Perbedaan Keduanya?
fase gerhana matahari (unsplash.com/Daniel Gomez)

Gerhana matahari kerap jadi fenomena yang menarik untuk disaksikan. Mengingat kebanyakan fenomena langit terjadi pada malam hari, gerhana matahari justru terjadi pada siang hari dan dapat disaksikan oleh banyak orang. Pada 2027 mendatang, penduduk Bumi akan kembali menyaksikan fenomena ini.

Istimewanya, bukan hanya 1, melainkan ada 2 gerhana matahari sekaligus. Gerhana matahari pertama terjadi pada 6 Februari 2027, sementara gerhana lainnya berlangsung pada 2 Agustus 2027. Lantas apa perbedaan di antara keduanya? Berikut penjelasannya!

1. Gerhana matahari 6 Februari merupakan gerhana matahari cincin

gerhana matahari cincin (nasa.gov/NASA's Goddard Space Flight Center)

Sebelum menyaksikan gerhana matahari total pada Agustus, penduduk Bumi akan lebih dulu menyambut gerhana matahari cincin yang terjadi pada 6 Februari 2027. Dilansir The Planetary Society, gerhana matahari cincin sendiri terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari. Namun, yang membuat fenomena itu berbeda ialah Bulan sedang berada di jarak terjauhnya dengan Bumi. Jarak yang jauh ini membuat bayangan Bulan gak mampu menutupi Matahari sepenuhnya.

Pada 6 Februari 2026 nanti, bayangan Bulan hanya akan menutupi 93 persen cakram Matahari dan menyisakan lingkar cahaya yang tampak seperti cincin api. Meski bukan gerhana total, gerhana matahari cincin yang akan terjadi ternyata berlangsung cukup lama, kurang lebih selama 7 menit 51 detik. Ini menjadikannya salah satu gerhana matahari cincin dengan durasi terpanjang abad ini.

2. Gerhana matahari 2 Agustus adalah gerhana matahari total

ilustrasi gerhana matahari total (unsplash.com/Daniel Gomez)

Setelah menyaksikan gerhana matahari cincin dengan durasi lama, gerhana matahari selanjutnya dapat disaksikan pada 2 Agustus 2027. Kali ini, kita dapat menyaksikan gerhana matahari total, saat bayangan Bulan menutupi seluruh permukaan Matahari. Dilansir NASA, gerhana matahari total hanya dapat terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari dan membentuk satu garis lurus. Gak hanya soal posisi, saat gerhana matahari total terjadi, Bulan sedang berada di jarak terdekat dengan Bumi.

Sementara, Matahari justru berada di jarak terjauhnya dari planet kita. Akibatnya, Bulan akan terlihat lebih besar, begitu juga bayangannya. Bayangan bulan inilah yang kemudian menutupi Matahari secara keseluruhan. Sama seperti fenomena sebelumnya, gerhana matahari total 2027 mendatang sangatlah istimewa karena fase totalitasnya akan berlangsung cukup lama, kurang lebih selama 6 menit 23 detik. Durasi ini sedikit lebih lama dibandingkan dengan rata-rata fase totalitas gerhana matahari total yang biasanya hanya berlangsung selama 2–4 menit.

3. Apakah kedua gerhana matahari tersebut dapat disaksikan di Indonesia?

ilustrasi penampakan gerhana matahari dari kacamata gerhana (unsplash.com/Jason Howell)

Gerhana matahari cincin yang terjadi pada Februari 2027 akan memiliki jalur yang panjang dan lebar. Pertama-tama, gerhana akan terbit di sebelah barat daya Pulau Paskah yang berada di Samudra Pasifik Selatan dan terbenam di Teluk Guinea yang berada di Afrika Barat. Dilansir laman Space.com, gerhana ini juga akan melintasi Chili, Argentina, Uruguay, dan sebagian kecil wilayah Brasil. Di Benua Afrika, gerhana akan terlihat di Pantai Gading, Ghana, Togo, Benin, dan Nigeria.

Sementara, untuk gerhana matahari total yang berlangsung pada 2 Agustus 2027, gerhana akan dimulai dari Samudra Atlantik, lalu melintasi Spanyol, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Sudan, Arab Saudi, Yaman, Somalia, dan berakhir di Kepulauan Chagos yang berada di Samudra Hindia. Sayangnya, Indonesia sendiri gak masuk dalam daftar negara yang dapat menyaksikan gerhana matahari cincin pada awal 2027. Warga Indonesia baru bisa menyaksikan gerhana matahari pada 2 Agustus 2027. Sayangnya lagi, fenomena tersebut bukan dalam fase total, melainkan gerhana matahari sebagian.

Dibandingkan dengan gerhana bulan, gerhana matahari gak terlalu sering terjadi. Adapun, gerhana matahari cincin hanya terjadi satu kali dalam setahun. Sementara, gerhana matahari total jauh lebih jarang lagi dan hanya terjadi setiap 18 bulan sampai 2 tahun sekali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article