Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Fakta Hamadan, Salah Satu Kota Tertua di Dunia Berasal dari Iran

4 Fakta Hamadan, Salah Satu Kota Tertua di Dunia Berasal dari Iran
Potret Hamadan (commons.wikimedia.org/Shams948)
Intinya Sih
  • Hamadan adalah salah satu kota tertua di dunia, didirikan oleh Raja Dioces pada abad ke-6 SM dan pernah menjadi pusat kerajaan Media serta tempat kuil api Zoroaster pertama.
  • Kota ini menyimpan banyak situs bersejarah seperti Hegmanateh yang diakui UNESCO, Prasasti Ganjnameh dari era Akhemenid, dan Patung Singa Batu Parthia sebagai ikon kuno Hamadan.
  • Hamadan memiliki iklim ekstrem dengan suhu musim panas mencapai 30°C dan musim dingin hingga -5°C, serta dikenal melahirkan tokoh besar seperti Babe Taher dan Khajeh Rashid al-Din.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Hamadan adalah salah kota yang menawarkan napas sejarah begitu kental. Sebab, Hamadan sendiri adalah salah satu kota tertua dalam sejarah Iran. Hamadan terletak di bagian barat Iran di kaki Gunung Alvand. Kota ini membentang di sekitar alun-alun berbentuk bintang.

Fakta mengejutkannya, Hamadan juga termasuk salah satu kota tertua di dunia yang sudah eksis sejak beberapa abad sebelum Masehi. Konon, pernah berdiri sebuah kastil bernama Haft Hessar yang memiliki seribu ruangan. Kemegahannya disetarakan dengan Menara Babilonia. Mari kita teruskan pembahasan seru tentang Hamadan ini ya.

1. Eksistensi Hamadan di masa lalu

Reruntuhan bersejarah di Hamadan
Reruntuhan bersejarah di Hamadan (commons.wikimedia.org/Carole Raddato)

Dioces adalah pendiri kota Hamadan, raja pertama Kerajaan Media (bangsa Iran kuno). Hamadan dulu disebut Ecbatana pada abad 6 SM. Pada 430-355 SM, Hamadan sudah berada di tangan kerajaan Akhemenid, dilansir laman livius.

Sejarawan Yunani bernama Polybus berpendapat bahwa Hamadan adalah kota lebih kaya dan lebih indah daripada semua kota di dunia saat itu. Istana di era Ecbatana tidak memiliki tembok, namun terdapat benteng yang kokoh di atas teras buatan.

Hamadan merupakan lokasi kuil api Zoroaster pertama dibangun pada abad 6 SM. Lanjutnya, Hamadan juga pernah menjadi pusat pembelajaran dan Keilmuan Yahudi selama periode Talmud.

Islam masuk ke Hamadan setelah ditaklukkan oleh pasukan Arab pada 642 M sebagai hasil dari pertempuran Nahavand. Setelah invasi Mongol pada abad 13, Hamadan hancur lebur. Dalam perkembangannya, Hamadan berhasil dibangun kembali di bawah Dinasti Safavid pada abad 16.

2. Banyak titik bersejarah di Hamadan

Patung Singa Batu Parthia
Patung Singa Batu Parthia (commons.wikimedia.org/Ziegler175)

Hamadan sebagai Ecbatana di masa lalu terekam dengan jelas lewat teks-teks kuno dikenal sebagai Hegmanateh. Catatan situs menunjukkan jejak era Media, Akhemenid, Parthia, Sassanid dan Islam. Sampai-sampai, Hegmanateh diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada Juli 2024.

Kedua, Prasasti Akhemenid Ganjnameh adalah sebuah prasasti panjang ditulis dalam aksara paku terdiri dari tiga bagian dengan berbagai bahasa: Elam, Babilonia dan Persia kuno.

Prasasti ini diukir di permukaan dua batu setinggi 2 m di Gunung Alvand yang dimiliki oleh Darius I dan Xerxes berdasarkan catatan silsilah raja-raja Akhemenid.

Terakhir, situs bersejarah salah satu ikonik di Hamadan yakni Patung Singa Batu Parthia. Patung ini dikaitkan dengan berbagai dinasti Iran mulai dari Media, Akhemenid dan Parthia. Patung ini memiliki panjang sekitar 2,5 m dan lebar mencapai 1,5 m.

3. Iklim Hamadan

Potret musim dingin di Hamadan
Potret musim dingin di Hamadan (commons.wikimedia.org/Behzad Alipour)

Saat musim panas, suhu cuaca di Hamadan mencapai 30 derajat celcius. Namun saat musim dingin, kota ini bisa sangat dingin hingga -5 derajat celcius. Bulan dengan curah hujan terbasah adalah Maret mencapai rata-rata sekitar 315 mm dalam tahunan. Sebaliknya, bulan terkering terjadi di Juli.

4. Tokoh-tokoh terkenal dari Hamadan

Lukisan Deicos, sang pendiri Kota Hamadan
Lukisan Deicos, sang pendiri Kota Hamadan (commons.wikimedia.org/Blacksuitdragon)

Hamadan telah menjadi tempat tinggal bagi banyak tokoh penting sepanjang sejarah Iran. Pertama, jangan lewatkan sang pendiri Hamadan yakni Deicos, raja pertama bangsa Media. Selanjutnya ada Mandana, Ishtovigo dan Cyrus Agung.

Setelah Islam masuk ke dalam budaya Iran, terdapat banyak tokoh terkemuka berasal dari Hamadan. Babe Taher, seorang penyair terkenal dari abad 10. Khajeh Rashid al-Din Fazlulllah adalah seorang ilmuwan, dokter dan menteri dari abad 13. Mir Sayyid Ali Hamdani seorang mistikus dan cendekiawan abad 14.

Di masa lalu, Hamadan pernah menjadi titik persinggahan penting di Jalur Sutra sehingga memberikan keuntungan ekonomi secara signifikan. Pada masa kini, komoditi Hamadan sangat menguntungkan adalah penjualan karpet Persia ke seluruh dunia. Itu lah Hamadan, kota yang menjadi saksi banyaknya dinasti Iran sejak ribuan tahun lalu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More