5 Fakta Dendrobium Spectabile, Anggrek Keriting Unik dari Papua

- Bentuk bunganya sangat ekstrem dan tidak biasa
- Endemik papua dan sekitarnya
- Memiliki aroma bunga yang kuat
Dendrobium spectabile merupakan salah satu anggrek paling unik dan mencolok di dunia, hingga sering dijuluki sebagai Alien Orchid. Bentuk bunganya yang keriting ekstrem dan tampak tak lazim membuat anggrek ini terlihat seperti makhluk asing dibanding anggrek pada umumnya. Keunikan inilah yang menjadikan Dendrobium spectabile sangat diminati oleh kolektor dan pecinta anggrek.
Anggrek ini berasal dari kawasan timur Indonesia, terutama Papua, serta wilayah Papua Nugini dan Kepulauan Solomon. Di alam, ia tumbuh sebagai anggrek epifit di hutan tropis lembap dengan kondisi lingkungan yang relatif stabil. Yuk, kita telusuri 5 fakta menarik bunga anggrek keriting yang unik ini!
1. Bentuk bunganya sangat ekstrem dan tidak biasa

Ciri paling mencolok dari Dendrobium spectabile adalah bentuk kelopak dan mahkota bunganya yang berlekuk, berkeriting, dan tampak berpilin. Dilansir Orchid Species, struktur bunga ini jauh berbeda dari kebanyakan anggrek yang memiliki kelopak simetris dan halus. Tampilan tersebut membuatnya terlihat eksotis sekaligus aneh di mata banyak orang.
Bagian labellum atau bibir bunganya juga memiliki tekstur tebal dan bentuk berlekuk kompleks. Warna bunganya bervariasi, mulai dari hijau kekuningan hingga kecokelatan dengan semburat ungu atau merah muda. Kombinasi bentuk dan warna inilah yang memperkuat kesan dramatis pada anggrek ini.
2. Endemik papua dan sekitarnya

Dendrobium spectabile secara alami ditemukan di Papua, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon. Plants of the World Online menyebutkan bahwa anggrek ini hidup di hutan hujan tropis dataran rendah hingga perbukitan dengan kelembapan tinggi. Lingkungan tersebut menyediakan kondisi ideal bagi pertumbuhan anggrek epifit.
Sebagai anggrek epifit, tanaman ini menempel pada batang atau cabang pohon tanpa merugikan inangnya. Akar-akarnya berfungsi menyerap kelembapan dan nutrisi dari udara serta sisa organik di sekitarnya. Pola hidup ini membuat Dendrobium spectabile sangat bergantung pada kelestarian hutan alami.
3. Memiliki aroma bunga yang kuat

Selain bentuknya yang unik, Dendrobium spectabile juga dikenal memiliki aroma bunga yang cukup kuat. Dilansir America Orchid Society, wanginya sering digambarkan manis dengan sentuhan tajam yang khas, terutama saat bunga mekar penuh. Aroma ini berfungsi menarik serangga penyerbuk di habitat alaminya.
Aroma bunga biasanya paling terasa pada siang hingga sore hari. Intensitas bau dapat berbeda tergantung kondisi lingkungan dan usia bunga. Faktor ini menjadikan Dendrobium spectabile tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga secara sensorik.
4. Termasuk anggrek dengan pertumbuhan besar

Tanaman Dendrobium spectabile tergolong berukuran besar dibanding banyak spesies Dendrobium lainnya. Guna Orchids menyebutkan bahwa batangnya dapat tumbuh panjang dan kokoh, menopang beberapa kuntum bunga berukuran besar. Satu tangkai bunga bisa membawa beberapa bunga sekaligus.
Daunnya tebal dan memanjang, berfungsi menyimpan air untuk menghadapi periode kering. Pertumbuhan yang besar ini membuatnya membutuhkan ruang dan sirkulasi udara yang baik saat dibudidayakan. Oleh karena itu, anggrek ini lebih cocok dirawat oleh penghobi berpengalaman.
5. Populer tetapi rentan di alam

Keunikan Dendrobium spectabile membuatnya sangat populer di pasar anggrek internasional. Permintaan tinggi dari kolektor berpotensi memberi tekanan pada populasi alaminya jika tidak diimbangi dengan budidaya yang bertanggung jawab. Pengambilan berlebihan dari alam dapat mengancam kelestariannya.
Botanica Hub menyebutkan bahwa saat ini, upaya konservasi dan perbanyakan melalui kultur jaringan menjadi solusi penting untuk menjaga spesies ini. Budidaya legal membantu memenuhi kebutuhan pasar tanpa merusak populasi liar. Dengan pendekatan ini, Dendrobium spectabile dapat tetap dinikmati tanpa mengorbankan alam Papua.
Dendrobium spectabile adalah anggrek luar biasa yang membuktikan betapa uniknya flora Papua. Bentuk bunganya yang ekstrem, aroma khas, dan ukuran tanaman yang besar menjadikannya berbeda dari anggrek kebanyakan. Mengenal anggrek ini juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kelestarian hutan tropis sebagai rumah bagi spesies-spesies unik dunia.


















