Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Ikan Mangrove Rivulus, Bisa Hidup di Darat Selama Dua Bulan!

5 Fakta Ikan Mangrove Rivulus, Bisa Hidup di Darat Selama Dua Bulan!
Ikan mangrove rivulus (commons.wikimedia.org/VassilOregon State University)
Intinya Sih
  • Mangrove rivulus mampu hidup di darat hingga 66 hari dengan bernapas melalui kulit dan bersembunyi di tempat lembap seperti daun basah atau batang kayu lapuk.
  • Ikan ini dapat mengkloning dirinya sendiri karena bersifat hermafrodit, menghasilkan keturunan identik secara genetik, namun tetap bisa bereproduksi normal dengan individu jantan.
  • Kemampuan uniknya membuat mangrove rivulus sering digunakan dalam penelitian genetika dan lingkungan karena mudah dipelihara serta memiliki keseragaman genetik tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mungkin ikan ini terlihat seperti ikan kecil biasa jika kita belum mengetahui fakta mengejutkan di baliknya. Kenalan dengan mangrove rivulus (Kryptolebias marmoratus), seekor ikan kecil yang punya kemampuan luar biasa. Ikan yang hidup di ekosistem mangrove di Florida, Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan ini dikenal dengan kemampuan bertahan hidup ekstrem di luar perairan. Yap, mangrove rivulus mampu hidup di daratan hingga puluhan hari, lho! Jadi nggak heran kalo ikan ini bikin kamu tercengang. Dan ternyata ikan ini masih menyimpan fakta unik lain yang akan bikin kamu makin kaget. Penasaran dengan fakta-fakta unik dari mangrove rivulus? Yuk, langsung aja simak lima faktanya berikut ini!

1. Bisa bertahan hidup di darat selama dua bulan

Ikan mangrove rivulus
Ikan mangrove rivulus (commons.wikimedia.org/D. Scott Taylor)

Sebagian besar ikan pasti akan mati apabila terlalu lama berada di luar habitatnya, yaitu air. Namun, hal ini tidak sepenuhnya berlaku bagi mangrove rivulus. Dilansir BBC Wildlife Magazine, ikan kecil ini punya kemampuan bertahan hidup di luar air hingga dua bulan atau lebih tepatnya 66 hari. Lingkungan di luar air ini masih bisa ia tolerir apabila lingkungan di sekitarnya masih lembab.

Untuk mensiasati kekeringan dan menjaga kelembapan tubuhnya, mangrove rivulus punya strategi yang tak kalah jenius. Ikan kecil ini akan bersembunyi di daun basah, batang kayu lapuk, hingga liang kepiting. Mungkin kamu akan bertanya, bagaimana ikan ini dapat bernapas? Ternyata, dalam kondisi ini, mangrove rivulus tetap bisa bernapas melalui kapiler pada kulitnya, sehingga ia tetap mendapatkan suplai oksigen meski tidak berada di dalam air sepenuhnya.

2. Suka bersembunyi di dalam kayu seperti sarden

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ketika perairan mulai mengering mangrove rivulus akan melompat-lompat ke darat untuk mencari tempat berlindung yang lembap. Salah satu tempat favoritnya adalah rongga di dalam batang kayu yang membusuk. Tempat ini jadi favoritnya karena membantu mangrove rivulus tetap lembap dan terlindung dari kondisi lingkungan yang mengering.

Puluhan mangrove rivulus bisa masuk dan berdesakan di dalam satu batang kayu seperti sarden. Dilansir Discover Wildlife, dalam sebuah penelitian di Florida, peneliti bahkan menemukan lebih dari 100 individu ikan berada di dalam satu batang kayu yang sama. Mereka dapat bertahan di sana selama berminggu-minggu hingga air kembali tersedia di habitatnya.

3. Punya kemampuan mengkloning diri mereka sendiri

Ikan mangrove rivulus
Ikan mangrove rivulus merupakan spesies ikan yang bisa mengkloning dirinya sendiri (commons.wikimedia.org/Hmquertermous)

Kemampuan mengkloning atau membuat individu yang identik satu sama lain terdengar cukup aneh bagi kita. Namun, kemampuan ini benar-benar dimiliki oleh ikan satu ini. Mangrove rivulus dikenal sebagai ikan hermafrodit yang mampu membuahi telurnya sendiri. Hermafrodit sendiri merupakan istilah yang dipakai ketika makhluk hidup memiliki organ reproduksi jantan dan betina sekaligus yang disebut ovotestis. Kemampuan membuahi telur sendiri ini membuat setiap keturunan atau anakan yang dihasilkan memiliki sifat yang identik secara genetik dengan induknya.

Meski begitu, pembuahan telur secara normal juga masih bisa terjadi. Hal ini karena tidak semua mangrove rivulus adalah individu hermafrodit, melainkan dalam beberapa populasi juga terdapat individu jantan.  Ketika reproduksi normal terjadi, ikan hermafrodit akan berperan sebagai betina, kemudian tugas membuahi telur akan dilakukan oleh ikan jantan. Kemampuan mengkloning ini menjadi sebuah strategi yang sangat berguna mengingat mangrove rivulus sering kali hidup di habitat kecil dan terisolasi.

4. Bisa melompat ke darat untuk mencari makanan

Ikan mangrove rivulus
Ikan mangrove rivulus (inaturalist.org/Nick Toble)

Mangrove rivulus bukanlah ikan yang hanya mencari makan di dalam air. Ikan kecil ini termasuk ikan yang sangat adaptif dalam mencari makan. Tidak hanya berburu di dalam air, mangrove rivulus juga mampu melompat keluar dari air untuk menangkap mangsa di daratan. Dilansir Florida Museum, ikan ini bisa melompat untuk menangkap serangga seperti rayap, lalu kembali ke air untuk menelan mangsanya. Menakjubkan, bukan?

Makanan mangrove rivulus tidak terbatas pada rayap saja. Menu makanan ikan ini ternyata cukup beragam, lho! Ikan karnivora ini bisa memakan serangga, cacing, siput, larva nyamuk, hingga kepiting kecil yang hidup di habitat mangrove. Dalam kondisi tertentu, ketika sumber makanan terbatas, ikan kecil ini juga bisa bersifat kanibal, lho! Serem juga yah!

5. Jadi ikan favorit dalam penelitian ilmiah

Ikan mangrove rivulus
Ikan mangrove rivulus (commons.wikimedia.org/Cardet co6cs)

Karena kemampuan mengkloning diri sendiri ini, mangrove rivulus jadi salah satu ikan yang sering digunakan dalam penelitian ilmiah, lho. Spesies ini banyak dimanfaatkan dalam studi genetika, toksikologi, serta penelitian tentang pencemaran lingkungan. Hal ini karena mangrove rivulus bisa menghasilkan keturunan yang hampir identik secara genetik dan mudah dipelihara di laboratorium. Dengan karakteristik tersebut, para peneliti dapat lebih mudah mempelajari dampak racun atau polutan terhadap organisme hidup secara lebih akurat.

Itulah lima fakta menarik tentang ikan mangrove rivulus. Meski ukurannya kecil dan terlihat biasa saja, ikan mungil ini punya kemampuan yang luar biasa. Mulai dari kemampuannya bertahan hidup di darat hingga 66 hari, bersembunyi di dalam batang kayu, hingga kemampuan membuahi telurnya sendiri, semua ini menjadikan mangrove rivulus sebagai salah satu ikan paling unik di dunia. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kamu jadi semakin luas tentang dunia hewan yang begitu menakjubkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More