saffron yang beredar di pasaran dengan harga terlalu murah perlu diperiksa keasliannya. (pexels.com/Gu Bra)
Karena memiliki harga yang sangat mahal, saffron menjadi salah satu rempah yang sering dipalsukan. Beberapa oknum menggunakan bahan lain seperti rambut jagung, kelopak bunga, hingga serat berwarna merah agar terlihat seperti saffron asli. Ada juga yang mencampurnya dengan gula atau minyak supaya beratnya bertambah. Karena itu, pembeli perlu berhati-hati jika menemukan saffron dengan harga yang terlalu murah.
Untuk membedakan saffron asli dan palsu, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan. Saffron asli biasanya akan mengeluarkan warna kuning keemasan secara perlahan saat direndam dalam air hangat, sementara helainya tetap berwarna merah. Selain itu, bentuk helai saffron asli juga tidak benar-benar sama antara satu dengan lainnya dan memiliki ujung yang sedikit menyerupai corong kecil.
Meski hanya berupa helai kecil berwarna merah, saffron memiliki cerita panjang yang membuatnya begitu istimewa. Dari bunga ungu yang cantik hingga proses panen yang rumit, semua itu membuat saffron tetap menjadi rempah yang dikenal mewah dan menarik perhatian banyak orang sampai sekarang.