Bayangkan kamu sedang berada 400 kilometer di atas permukaan Bumi, melayang di tengah kehampaan kosmos yang suhunya bisa mencapai ratusan derajat celsius saat terkena matahari, lalu turun hingga ratusan derajat di bawah nol saat berada dalam bayangan Bumi. Di tempat seperti itu, bahkan lubang kecil seukuran ujung pensil bisa menjadi ancaman serius bagi nyawa manusia. Itulah kenyataan yang dihadapi para astronaut yang tinggal dan bekerja di stasiun luar angkasa (ISS). Meskipun teknologi antariksa modern telah berkembang sangat pesat, lingkungan luar angkasa tetap menjadi salah satu tempat paling berbahaya yang pernah dijelajahi manusia.
Banyak orang mengira stasiun luar angkasa seperti dalam film-film fiksi ilmiah—kokoh, aman, dan nyaris takbisa rusak. Faktanya, para insinyur NASA dan badan antariksa lainnya justru harus mempersiapkan berbagai skenario darurat setiap hari. Mulai dari kebocoran udara, kebakaran, gangguan komputer, hingga ancaman tabrakan dengan sampah antariksa yang melaju puluhan ribu kilometer per jam. Menariknya, beberapa insiden tersebut benar-benar pernah terjadi di dunia nyata. Lalu, apa yang sebenarnya akan terjadi jika stasiun luar angkasa mengalami kecelakaan atau bencana? Berikut beberapa bencana yang paling mungkin dan paling mengkhawatirkan bagi stasiun luar angkasa. Yuk, kita simak!
