Akar pohon (pexels.com/Istvan)
Akar pohon memainkan peran penting dalam menancapkan pohon dan menyerap air serta nutrisi dari tanah. Setelah pohon ditebang, maka akar akan mengalami proses pembusukan dan transformasi sendiri. Berikut adalah gambaran tentang akar yang pohonnya sudah ditebang:
Ketika sebuah pohon ditebang, sistem akarnya tetap berada di dalam tanah. Akar pohon tidak terus tumbuh setelah pohon tersebut ditebang karena akar sendiri bergantung pada daun pohon untuk menghasilkan makanan melalui fotosintesis. Tanpa adanya sumber energi ini, maka akar secara bertahap mulai ati. Namun beberapa jenis pohon justru berbeda, akar mungkin mencoba menumbuhkan tunas baru jika masih hidup.
Setelah batangnya ditebang, akar secara alami akan mulai hancur dan terurai. Proses ini didukung oleh keberadaan jamur, bakteri, dan mikroorganisme lain yang ada di dalam tanah. Tergantung pada ukuran sistem akar dan faktor lingkungan, penguraian dapat memakan waktu beberapa tahun lamanya.
Seiring waktu, akar bisa saja membusuk. Akar kemudian meninggalkan rongga di tanah tempat akar pernah berada. Celah ini dapat menyebabkan tanah amblas, berpotensi mengakibatkan permukaan tanah tidak rata atau terbentuknya lubang kecil. Hal ini biasanya terjadi di mana banyak pohon besar dengan sistem akar yang luas telah ditebang.
Akar yang membusuk kemudian mengembalikan bahan organik dan nutrisi berharga ke dalam tanah. Proses daur ulang alami ini biasanya dapat meningkatkan kesuburan tanah, tentu bermanfaat bagi tanaman dan pohon yang ada di sekitarnya.
Demikian informasi seputar akar pohon, dapat disimpulkan bahwa ketika sebuah pohon ditebang, maka akarnya perlahan mulai membusuk. Proses pembusukan ini memerlukan waktu bertahun-tahun. Namun, ada juga akar yang terus tumbuh meskipun batangnya sudah ditebang. Hal ini karena dipengaruhi jenis pohon dan kondisi kesehatan pohon tersebut.