Bahkan kamu yang mengaku tinggal di lingkungan paling bersih sekalipun bisa terpengaruh oleh polusi udara, lho. Dampak polusi udara bisa terjadi baik ketika kamu tinggal di lingkungan yang berasap tebal dan sangat tercemar atau hanya terpapar partikulat dalam waktu singkat. Paparan polutan jangka pendek maupun jangka panjang ternyata bisa memengaruhi kondisi kesehatan kamu secara keseluruhan. Dalam banyak kasus, polusi udara memengaruhi kesehatan kita melalui penyakit. Lebih menakutkan lagi, kamu bahkan bisa mengalami komplikasi akibat polusi udara.
Meskipun banyak faktor yang berkontribusi terhadap dampak kesehatan akibat polusi udara ditentukan oleh tempat tinggal dan pekerjaan, ada beberapa hal yang tak terhindarkan dalam hidup, salah satunya adalah kita semua akan bersentuhan dengan polutan, kemungkinan setiap hari. Nah, untuk mengurangi paparan polusi udara, kamu bisa memeriksa Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) untuk memastikan kamu aman berada di luar ruangan dalam waktu lama. Kamu juga bisa mengurangi paparannya dengan menjauhi knalpot mobil, asap bakaran kayu, asap tembakau (rokok), dan polutan lain yang terlihat jelas. Jika dirasa tidak bisa dihindari, kamu bisa menggunakan masker yang direkomendasikan oleh ahli.
Namun demikian, bahkan setelah melakukan tindakan-tindakan ini, polusi udara bisa memengaruhi kesehatan kita dengan berbagai cara, tanpa kita sadari. Jadi, bagaimana polusi udara memengaruhi kesehatan kita?
