ilustrasi ember plastik (freepik.com/azerbaijan_stockers)
Peralatan rumah tangga sehari-hari seperti ember, gayung, wadah penyimpanan, hingga peralatan dapur plastik merupakan bagian dari produk petrokimia yang sangat umum digunakan. Bahan-bahan ini dibuat dari plastik berbasis fosil yang berasal dari minyak bumi dan gas alam. Berdasarkan studi yang terbit dalam jurnal World Sustainability Development pada 2025, plastik konvensional memang diproduksi dari bahan bakar fosil dan telah menggantikan banyak material tradisional karena sifatnya yang ringan, murah, dan tahan lama.
Selain itu, laporan International Energy Agency (IEA) juga menegaskan bahwa produk petrokimia, termasuk plastik, menjadi bagian dari berbagai barang sehari-hari yang digunakan masyarakat modern. Ketergantungan ini membuat peralatan rumah tangga tidak lepas dari dinamika industri minyak global. Ketika terjadi gangguan pada jalur distribusi minyak seperti Selat Hormuz, dampaknya dapat merambat hingga ke biaya produksi barang-barang sederhana yang kita gunakan setiap hari di rumah
Pada dasarnya, plastik adalah hasil turunan dari minyak bumi yang melalui proses kimia panjang dalam industri petrokimia. Itulah kenapa banyak barang di rumah yang kita anggap sederhana ternyata tidak lepas dari dinamika energi global. Setelah mengetahui hal ini, menurutmu apa yang bisa kita lakukan agar tidak terlalu bergantung pada plastik berbasis minyak dalam kehidupan sehari-hari?