Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BMKG: Waspada Hujan Ringan Sampai Lebat Hinga 15 Januari 2026

ilustrasi hujan memakai payung (pexels.com/Emrah Nas)
ilustrasi hujan memakai payung (pexels.com/Emrah Nas)
Intinya sih...
  • BMKG mencatat hujan ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Indonesia, dengan intensitas ekstrem di Maluku Utara, Papua Barat, dan Jawa Barat.
  • Pada periode 12–15 Januari 2026, cuaca di Indonesia didominasi oleh hujan ringan hingga lebat di beberapa wilayah, dengan potensi angin kencang dan kilat/petir.
  • BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu serta potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam beberapa hari terakhir, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Indonesia. Sementara itu, hujan dengan intensitas ekstrem tercatat di Maluku Utara (256,3 mm/hari), serta hujan dengan intensitas sangat lebat tercatat di Papua Barat (114,6 mm/hari) dan Jawa Barat ( 113,2 mm/hari).

Peningkatan intensitas hujan di Indonesia dalam sepekan terakhir masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, antara lain kondisi La Niña lemah, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial di sebagian besar wilayah Indonesia, anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang negatif, serta perambatan gelombang ekuator. 

Kombinasi faktor-faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Analisis pada skala lokal juga menunjukkan kecenderungan peningkatan aktivitas konvektif yang didukung oleh kondisi labilitas atmosfer yang kuat.

Prakiraan wilayah hujan

Pada periode 12–15 Januari 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di wilayah:

  • Aceh
  • Sumatra Barat
  • Riau
  • Jambi
  • Sumatra Selatan
  • Bengkulu
  • Banten
  • Jakarta
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Papua Barat Daya
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua Selatan

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini. Adapun wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

  • Siaga (hujan lebat–sangat lebat): Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Papua.
  • Angin kencang: Maluku, Bali, Kep. Bangka Belitung, NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Papua, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat Daya.

Imbauan untuk masyarakat

ilustrasi hujan (pexels.com/Victor Miyata)
ilustrasi hujan (pexels.com/Victor Miyata)

Memasuki awal tahun 2026, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu serta potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. 

Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, aktivitas wisata, dan perayaan malam pergantian tahun.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk secara aktif memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi dari BMKG melalui berbagai kanal informasi, antara lain www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg

Share
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More

4 Tanda Kucing Memiliki Trauma, Harus Diwaspadai!

12 Jan 2026, 18:05 WIBScience