Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Menarik Great Barbet, Burung Barbet dengan Suara Menggema

5 Fakta Menarik Great Barbet, Burung Barbet dengan Suara Menggema
burung psilopogon virens (commons.wikimedia.org/Koshy Koshy)
Intinya Sih
  • Great Barbet adalah burung barbet terbesar di Asia dengan tubuh kokoh, paruh tebal, dan suara bergema yang khas di hutan pegunungan.
  • Burung ini hidup di hutan pegunungan Himalaya hingga Asia Tenggara, sering terdengar suaranya namun jarang terlihat karena bertengger tinggi di kanopi pohon.
  • Dengan pola makan utama buah-buahan, Great Barbet berperan penting dalam penyebaran biji dan menjaga keseimbangan ekosistem hutan pegunungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Di hutan-hutan pegunungan Asia Selatan, ada satu suara yang sering terdengar berulang dan menggema dari balik kanopi pohon tinggi. Suara itu berasal dari Great Barbet, salah satu spesies barbet terbesar dan paling mencolok di kawasan tersebut. Meski sering terdengar, burung ini justru tidak selalu mudah terlihat karena gemar bertengger di pucuk pohon.

Great Barbet dikenal karena kombinasi warna cerah dan ukuran tubuhnya yang relatif besar dibanding barbet lain. Keberadaannya menjadi bagian penting dari ekosistem hutan pegunungan, terutama sebagai penyebar biji dari buah-buahan yang dikonsumsinya. Berikut 5 fakta menarik tentang burung unik ini.

1. Termasuk barbet terbesar di Asia

Burung Psilopogon virens
burung psilopogon virens (commons.wikimedia.org/Tisha Mukherjee)

Great Barbet merupakan salah satu spesies barbet terbesar yang ada saat ini. DataZone by BirdLife menyebutkan bahwa panjang tubuhnya dapat mencapai sekitar 32-33 cm, ukuran yang cukup besar untuk kelompok burung barbet. Ciri ini membuatnya menonjol dibandingkan spesies lain dalam genus yang sama.

Tubuhnya tampak kokoh dengan kepala besar dan paruh tebal khas keluarga barbet Asia. Struktur paruh yang kuat ini membantunya mengonsumsi buah-buahan berkulit tebal serta menangkap serangga kecil. Ukuran besar dan anatomi tubuhnya juga berkontribusi pada kemampuannya menghasilkan suara yang kuat dan bergema di hutan pegununungan.

2. Memiliki suara keras dan ritmis yang menggema

Burung Psilopogon virens
burung psilopogon virens (commons.wikimedia.org/Stephen Matthews)

Salah satu ciri paling khas Great Barbet adalah suaranya yang keras, berulang, dan ritmis. Kicauannya sering digambarkan sebagai nada "piu" atau "koo" yang diulang dengan tempo stabil dalam waktu lama. Suara ini bisa terdengar dari jarak yang cukup jauh di hutan pegunungan.

Dilansir Birds of the World, vokalisasi tersebut biasanya digunakan untuk menandai wilayah dan berkomunikasi dengan pasangan atau individu lain di sekitarnya. Pola suaranya yang berulang dan konsisten membuatnya mudah dikenali bahkan tanpa melihat langsung burungnya. Di habitat aslinya, suara Great Barbet sering menjadi salah satu bunyi paling dominan pada pagi hari di hutan pegunungan.

3. Hidup di hutan pegunungan himalaya

Burung Psilopogon virens
burung psilopogon virens (commons.wikimedia.org/Tisha Mukherjee)

Great Barbet banyak ditemukan di kawasan Himalaya dan wilayah Asia Selatan seperti India, Nepal, dan Bhutan. Persebarannya juga mencakup sebagian Pakistan, Bangladesh, Myanmar, hingga wilayah barat daya Tiongkok dan Asia Tenggara daratan. Burung ini umumnya menghuni hutan subtropis hingga hutan pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.200-3.000 meter di atas permukaan laut.

Dilansir Birds of India, habitat favoritnya adalah hutan dengan pohon tinggi dan kanopi rapat yan menyediakan banyak sumber buah. Ia sering bertengger di bagian atas pohon, terutama di area terbuka dekat puncak tajuk. Karena kebiasannya berada di ketinggian, burung ini lebih sering terdengar suaranya daripada terlihat langsung oleh pengamat.

4. Memiliki warna cerah yang kontras

Burung Psilopogon virens
burung psilopogon virens (commons.wikimedia.org/Shiv's fotografia)

Great Barbet memiliki kombinasi warna hijau pada tubuh, biru pada kepala dan tenggorokan. Perpaduan warna ini menciptakan kontras yang mencolok ketika burung tersebut terlihat di antara dedaunan hutan. Pola warnanya juga membantu pengamat membedakannya dari spesies barbet lain yang cenderung berukuran lebih kecil dan berwarna lebih sederhana.

Dilansir eBird, meski warnanya cerah, bulu hijau pada tubuhnya tetap berfungsi sebagai kamuflase alami di antara pepohonan. Warna tersebut membuatnya cukup sulit terlihat ketika ia diam dan bertengger di kanopi. Perpaduan antara warna mencolok dan kemampuan menyatu dengan lingkungan inilah yang menjadikannya salah satu barbet paling menarik secara visual.

5. Pemakan buah yang berperan dalam penyebaran biji

Burung Psilopogon virens
burung psilopogon virens (commons.wikimedia.org/Sukumardutta)

Makanan utama Great Barbet adalah buah-buahan, terutama buah ara (figs), meskipun ia juga memakan berbagai jenis buah hutan lainnya. Selain itu, burung ini kadang mengonsumsi serangga kecil sebagai sumber tambahan protein. Pola makan yang fleksibel ini membantunya bertahan di lingkungan pegunungan dengan ketersediaan makanan yang berubah sesuai musim.

Dilansir Birds of the World, dengan memakan buah dan kemudian membuang bijinya di lokasi lain, burung ini membantu proses penyebaran biji secara alami. Biji yang tersebar tersebut berpotensi tumbuh menjadi pohon baru di area yang berbeda dari tanaman induknya. Peran ekologis ini menunjukkan bahwa Great Barbet tidak hanya menarik dari segi suara dan warna, tetapi juga penting bagi regenerasi hutan tempatnya hidup.

Great Barbet adalah contoh bagaimana alam menggabungkan ukuran, warna, dan suara dalam satu spesies yang memikat. Di tengah hutan pegunungan yang berkabut, suaranya yang menggema menjadi penanda kehidupan liar yang masih terjaga. Burung ini bukan hanya indah untuk didengar dan dilihat, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan hutan tempat tinggalnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More