Pegunungan Himalaya bukan hanya sekadar bentang alam yang megah, tetapi juga rumah bagi jutaan kubik es yang menjadi sumber air alami bagi miliaran penduduk di Asia. Sayangnya, krisis iklim global membuat lanskap es dan gletser di kawasan ini mencair dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, memicu ancaman bencana mulai dari banjir bandang hingga longsor besar yang mengintai keselamatan warga sekitar.
Demi mengantisipasi bencana dan memahami dinamika lingkungan secara akurat, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bersama Survei Geologi AS (USGS) mengerahkan berbagai teknologi mutakhir untuk memantau perubahan lanskap Himalaya secara real time. Penasaran bagaimana cara mereka mengawasi kawasan ekstrem ini dari kejauhan? Yuk, intip deretan metode canggih yang digunakan para ilmuwan berikut ini!
