Ibis keramat afrika bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/Derek Keats)
Ibis keramat afrika merupakan sosok penting dalam kepercayaan orang Mesir Kuno. Burung ini dianggap sebagai perwujudan dewa Thoth. Ibis keramat afrika sering dimumikan sebagai persembahan pada dewa Thoth. Di beberapa situs kota kuno di sepanjang Sungai Nil, para arkeolog telah menemukan begitu banyak mumi burung ibis, misalnya 1,75 juta mumi di Saqqara dan 4 juta lagi di Tunah al-Jabal.
Lalu, kenapa ibis keramat afrika yang dikeramatkan? Dulu, burung ini sangat umum di sepanjang Sungai Nil. Menurut informasi dari laman resmi American Ornithology Society, burung ini sangat berharga pada zaman itu karena memakan siput yang membawa penyakit dan memakan segala macam sampah manusia. Oleh karena itu, burung ini dianggap keramat.
Dikarenakan peran keagamaannya yang begitu penting, ibis keramat afrika banyak dibiakkan dan dipelihara dalam penangkaran. Populasi ibis keramat afrika melimpah di Mesir sampai abad ke 19. Sayangnya, sebagian besar hilang dari Mesir pada tahun 1850 hingga kini.
Sungguh menarik, ya? Meski telah punah dari Mesir, bukti peran ibis keramat afrika dalam peradaban Mesir Kuno masih terlihat dalam artefak-artefak yang ada. Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung ibis keramat afrika atau African sacred ibis?