Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Fakta Komet Purba C/2025 R3 atau Pan-STARRS, Sangat Langka!
ilustrasi komet Purba C/2025 R3 (unsplash.com/Steve Busch)
  • Komet C/2025 R3 atau Pan-STARRS ditemukan pada 7 September 2025 oleh teleskop Pan-STARRS di Hawaii, dirancang untuk mendeteksi objek langit bergerak seperti asteroid dan komet redup.

  • Komet ini memiliki orbit sangat panjang sekitar 170.000 tahun, menjadikannya fenomena langka yang terakhir kali melintas jauh sebelum peradaban manusia modern berkembang.

  • Waktu terbaik mengamati komet adalah 10—20 April 2026 sebelum matahari terbit di langit timur.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebuah fenomena langit langka tengah menarik perhatian dunia. Komet C/2025 R3 (Pan-STARRS) kini mulai terlihat saat melintasi bagian dalam tata surya. Kehadirannya pun jadi sorotan para astronom karena berpotensi diamati dari Bumi dalam kondisi tertentu.

Komet ini bisa kamu lihat pada 10 hingga 20 April 2026, terutama sebelum matahari terbit di langit timur. Dengan kondisi langit yang gelap, komet bahkan berpeluang terlihat tanpa alat bantu. Yuk simak berbagai fakta komet Purba C/2025 R3 atau Pan-STARRS di sini!

1. Ditemukan oleh teleskop canggih di Hawaii

Komet C/2025 R3 pertama kali ditemukan pada 7 September 2025 oleh sistem teleskop Observatorium Haleakalā yang menggunakan teknologi Pan-STARRS. Teleskop ini memang dirancang khusus untuk mendeteksi objek langit yang bergerak, seperti asteroid dan komet, sehingga mampu menemukan benda yang sangat redup sekalipun.

2. Disebut “bola salju kotor” dengan struktur unik

Seperti kebanyakan komet lainnya, C/2025 R3 sering disebut sebagai “bola salju kotor”. Istilah ini merujuk pada komposisinya yang terdiri dari campuran es, debu, dan bebatuan membeku selama jutaan hingga miliaran tahun di wilayah dingin tata surya.

Saat komet ini mendekati Matahari, panas mulai menguapkan es di permukaannya. Proses ini menghasilkan gas dan debu yang menyembur keluar, membentuk lapisan kabut terang yang disebut koma, serta ekor panjang yang menjadi ciri khas komet.

3. Memiliki orbit sangat panjang

ilustrasi komet (pexels.com/Alex)

Salah satu fakta paling menarik dari komet ini adalah orbitnya yang sangat panjang. C/2025 R3 membutuhkan waktu sekitar 170.000 tahun untuk menyelesaikan satu kali perjalanan mengelilingi Matahari.

Artinya, terakhir kali komet ini mendekati Bumi kemungkinan terjadi jauh sebelum peradaban manusia modern berkembang. Hal ini membuat kemunculannya sekarang menjadi momen langka yang tidak akan terulang dalam waktu dekat, bahkan dalam skala kehidupan manusia.

4. Waktu terbaik mengamati komet C/2025 R3

Kesempatan terbaik untuk melihat komet ini adalah antara 10 hingga 20 April 2026. Pada periode ini, komet masih berada cukup jauh dari Matahari sehingga bisa terlihat di langit yang lebih gelap sebelum fajar.

Namun, jendela pengamatan ini terbilang singkat. Setelah tanggal tersebut, komet akan semakin mendekati Matahari dan posisinya menjadi lebih rendah di langit sehingga sulit terlihat karena tertutup cahaya fajar.

5. Cara menemukan Komet C/2025 R3 di langit

Untuk bisa melihatnya, kamu perlu bangun lebih awal. Waktu idealnya adalah sekitar 60 hingga 90 menit sebelum Matahari terbit dengan arah pandang ke cakrawala timur. Patokannya adalah konstelasi Pegasus, khususnya area Great Square of Pegasus yang berbentuk seperti persegi besar. Dari situ, kamu bisa mencari area di atas bintang terang bernama Markab di mana komet akan tampak sebagai cahaya samar seperti kabut kecil.

6. Puncak kecerahan justru sulit diamati

Menariknya, puncak kecerahan komet diperkirakan terjadi saat mendekati perihelion (titik terdekat dengan Matahari) pada 19—20 April dan saat jarak terdekat ke Bumi pada 27 April. Namun, ada tantangan geometris. Saat komet semakin terang, posisinya justru semakin dekat dengan Matahari di langit. Akibatnya, komet berada lebih rendah di cakrawala dan harus “bersaing” dengan cahaya matahari terbit sehingga justru lebih sulit untuk diamati.

Itulah berbagai fakta komet Purba C/2025 R3 atau Pan-STARRS, fenomena langit langka yang sayang untuk dilewatkan. Kamu mungkin hanya punya kesempatan sekali seumur hidup untuk menyaksikannya. Jadi, sudah siap berburu komet ini?

FAQ seputar fakta Komet Purba C/2025 R3 atau Pan-STARRS

Apa itu komet C/2025 R3 (Pan-STARRS)?

Komet C/2025 R3 adalah komet purba yang ditemukan pada tahun 2025 oleh teleskop Pan-STARRS. Komet ini berasal dari wilayah luar tata surya dan memiliki orbit yang sangat panjang.

Kapan waktu terbaik untuk melihat komet C/2025 R3 (Pan-STARRS)?

Waktu terbaik untuk mengamati komet ini adalah antara 10 hingga 20 April 2026, sekitar 60–90 menit sebelum matahari terbit.

Apakah komet C/2025 R3 (Pan-STARRS) bisa dilihat dengan mata telanjang?

Kemungkinan bisa, terutama di langit yang sangat gelap. Namun, penggunaan teropong akan membuat komet terlihat lebih jelas.

Referensi

"How to Watch a Rare Comet for the First Time in 170,000 Years This Weekend". People. Diakses April 2026.
"Why I'm Hunting for Comet Pan-STARRS Right Now — Before It's Too Late". SPACE. Diakses April 2026.
"Comet Tracker: How To See Pan-STARRS Near A Crescent Moon On Monday". Forbes. Diakses April 2026.

Editorial Team