6 Fakta Unik Hamerkop, Si Burung Kepala Palu dengan Sarang Raksasa

Benua Afrika menyimpan banyak fauna yang menarik untuk dipelajari, mulai dari mamalia sampai unggas. Salah satunya nih ada satu spesies burung unik yang memiliki kepala berbentuk kepala palu. Namanya hamerkop.
Mereka disebut ‘bangau kepala palu’ karena seperti yang kamu lihat, bentuk kepalanya menyerupai kepala palu. Selain dikenal karena ‘kepala palunya’, hamerkop juga dikenal membangun sarang yang super besar.
Tahukah kamu kalau keberadaan burung unik ini memunculkan banyak mitos dan legenda lokal? Simak 6 fakta hamerkop yang perlu kamu tahu berikut ini!
1. Si 'bangau' berukuran kecil

Dalam bahasa Inggris, hamerkop juga disebut sebagai hammerhead stork yang berarti bangau kepala palu. Meski disebut bangau, hamerkop sebenarnya bukan sejenis bangau. Mereka tergolong dalam ordo Pelecaniformes yang meliputi burung pelikan, kuntul, dan ibis.
Secara anatomi hamerkop memang punya kesamaan dengan burung bangau dan kuntul. Tapi karena keunikannya, mereka ditempatkan ke dalam keluarga tersendiri, yakni Scopidae.
Hamerkop termasuk burung air berukuran kecil. Dilansir laman Maryland Zoo, mereka memiliki ukuran tubuh 56 sentimeter dan berat cuma sekitar 400 gram. Cirinya berupa bulu berwarna cokelat di sekujur tubuh dan jambul unik di kepalanya. Jambulnya ini tumbuh ke belakang sehingga membuat kepalanya terlihat seperti kepala palu.
2. Jumlahnya melimpah

Kalau ingin melihat burung air ini secara langsung di habitatnya, kamu bisa datang langsung ke benua Afrika. Mereka salah satu fauna lokal yang banyak ditemukan dan tersebar luas di Afrika sub-Sahara.
Hamerkop sering ditemukan di wilayah sabana dan daerah berhutan. Burung air ini sebenarnya bisa tinggal di berbagai macam habitat, mulai dari hutan sampai semi-gurun.
Selama air bisa diakses dengan mudah, hamerkop bisa hidup tenang. Lucunya, mereka kadang bisa ditemukan di bendungan dan saluran irigasi.
3. Sarang super besar dan kuat!

Selain bentuk kepala yang unik, hamerkop juga dikenal memiliki sarang yang super besar. Sarangnya biasa dibangun di antara percabangan pohon. Sepasang hamerkop saling bahu membahu membangun sarang dari berbagai macam bahan.
Menurut laman southafrica.co.za, sarang ini bisa memiliki berat antara 25-50 kilogram. Tingginya juga mencapai 2 meter dengan lebar 1,5 meter. Pembangunan sarang bisa menghabiskan waktu 6 minggu atau lebih.
Begitu ahlinya sarang ini dibangun, bagian atapnya bisa menopang berat manusia dewasa!
4. Alasan di balik besarnya sarang

Lantas, buat apa sih, hamerkop bikin sarang begitu besarnya? Sarang hamerkop diduga sebagai penanda wilayah yang memberitahu setiap pendatang kalau wilayah ini sudah dikuasai. Ukurannya yang besar pasti akan mudah terlihat oleh siapapun.
Selain itu, karena sarang dibangun bersama pasangan, sarang ini juga sekaligus untuk membangun ikatan sepasang hamerkop.
Ada juga teori yang menyebutkan kalau sarang yang berukuran besar juga digunakan untuk melindungi hamerkop dari hujan deras dan angin. Sarang besar juga menyediakan tempat perlindungan bagi pasangan dan anak-anak hamerkop kelak, ungkap laman Sabisabi.
Uniknya, laman Beauty of Birds menyebut burung ini sebagai pembangun sarang yang kompulsif. Entah apakah mereka hendak berkembang biak atau tidak, hamerkop suka membangun sarang. Dalam setahun mereka bisa membangun 3-5 sarang.
5. Saking besarnya, sarang hamerkop jadi rebutan

Karena ukurannya yang besar, gak mengerankan kalau sarang hamerkop mengundang banyak hewan lain.
Menurut laman Maryland Zoo, beberapa spesies burung seperti burung penenun (weaver bird), jalak, dan merpati akan menempelkan sarangnya ke sarang raksasa hamerkop. Sarang yang sudah tidak digunakan juga biasa diambil alih oleh angsa atau bebek.
Burung pemangsa seperti burung hantu dan alap-alap justru suka mengusir hamerkop dan mengambil alih sarangnya. Belum lagi predator seperti kadal monitor dan ular yang sering berkunjung untuk mencuri telur.
6. Munculkan banyak legenda dan mitos

Uniknya, karena banyak sekali macam hewan yang keluar dari sarang hamerkop, muncullah legenda kalau hamerkop ini semacam monster yang bisa berubah bentuk atau shapeshifter, terang laman Safari West. Belum lagi kebiasaan hamerkop yang menggunakan berbagai macam hal sebagai bahan pembangun sarang, termasuk tulang belulang yang makin memperkuat kesan misteriusnya.
Terlepas dari sarang uniknya, hamerkop sendiri juga kerap diasosiasikan dengan berbagai macam mitos, legenda, dan keyakinan di penjuru Afrika. Oleh karena itu, hamerkop jadi salah satu hewan yang dihormati dan ditakuti. Mereka jarang disakiti oleh manusia.
Sungguh burung yang unik, ya! Setelah mengetahui keenam faktanya, bagaimana pendapatmu tentang burung air satu ini? Apakah kamu tertarik untuk melihat hamerkop dan sarangnya secara langsung?





![[QUIZ] Dari Meteorit yang Kamu Temukan, Ini Caramu Menemukan Inspirasi](https://image.idntimes.com/post/20220213/meteorite-g4893e15cd-1280-7cd3bfc071f2f4899b3ace474a536c65-dc87ee0c995c7202954636f23dba81cc.jpg)












