Penting untuk diingat bahwa batas-batas Gurun Taklamakan memang memiliki beberapa ciri khusus yang berarti pendekatan ini tidak akan selalu berhasil di mana-mana, khususnya pegunungan di sekitarnya yang menyediakan aliran air hujan bagi pohon-pohon.
Saat ini penyerapan karbonnya belum terlalu besar. Bahkan jika seluruh Gurun Taklamakan ditutupi hutan hijau, kita mungkin hanya akan melihat pengurangan sekitar 60 juta ton karbon dioksida, dibandingkan dengan emisi global sekitar 40 miliar ton per tahun.
Meskipun demikian, tak dapat dipungkiri bahwa setiap penyerap karbon memiliki peran penting, dan seiring dengan semakin mengkhawatirkannya kelebihan karbon di atmosfer, penelitian ini memberikan secercah harapan akan langkah-langkah yang dapat diambil di masa depan.
Berbagai studi menemukan bahwa akibat perubahan iklim, banyak penyerap karbon berpotensi berhenti menyerap karbon dan justru memperparah masalah dalam beberapa dekade mendatang, sementara di beberapa wilayah keseimbangan tersebut telah terganggu. Artinya, langkah-langkah penanggulangan sangat mendesak.