5 Fakta Ikan Sea Moth, Bisa Berjalan di Dasar Laut dengan Siripnya

Sea moth adalah ikan dasar laut famili Pegasidae bertubuh pipih berlapis lempeng tulang, hidup di dasar berpasir, berlumpur, dan padang lamun.
Sirip perutnya termodifikasi seperti jari untuk merayap sambil mencari makanan, sedangkan sirip dada yang lebar menyerupai kipas membentang di sisi tubuh.
Ikan kecil ini dapat menyamarkan warna, memakai moncong yang dapat dijulurkan untuk mengisap krustasea, cacing, dan moluska kecil dari dasar laut.
Sea moth merupakan kelompok ikan dasar laut dari famili Pegasidae yang hidup dekat dasar perairan. Menurut Fishes of Australia, tubuhnya pipih dan dilapisi lempeng tulang yang menyatu, sementara sirip dadanya melebar seperti kipas. Karakteristik tersebut membuatnya tampak kontras dibanding ikan lain yang aktif berenang di laut lepas.
Sirip perut sea moth berbentuk seperti jari dan digunakan untuk bergerak di atas dasar laut. Fishes of Australia menjelaskan bahwa beberapa jenisnya berjalan perlahan sambil mencari hewan kecil untuk dimakan. Gerakan ini membuat sea moth lebih sering terlihat merayap di dasar berpasir, berlumpur, atau area padang lamun.
1. Tubuhnya seperti ikan berzirah

Sea moth (flickr.com/Klaus Stiefel) Tubuh sea moth memiliki pelindung keras yang membuat bentuknya terlihat seperti ikan berzirah. Australian Museum menjelaskan bahwa tubuh Sculptured Seamoth dilapisi lempeng sisik tulang yang menyatu, sedangkan bagian ekornya tetap ramping dan fleksibel. Struktur tersebut menjadi salah satu ciri khas kelompok ikan ini.
Selain melindungi tubuh, bentuk yang pipih juga sesuai dengan kehidupannya sebagai ikan bentik yang berada dekat dasar perairan. Menurut Australian Museum, Sculptured Seamoth dapat ditemukan pada dasar berlumpur dan berpasir, termasuk kawasan yang ditumbuhi lamun. Habitat seperti ini membuat tubuh pipihnya cocok untuk bergerak.
2. Sirip dadanya terlihat seperti sayap

Sea moth (commons.wikimedia.org/images-photos-plongee.com) Sea moth memiliki sirip dada besar yang terentang mendatar di kedua sisi tubuh. Fishes of Australia menyebut sirip tersebut berbentuk seperti kipas dan menjadi salah satu ciri yang membuat sea moth mudah dikenali. Meski tampak seperti sayap, sirip dada bukan bagian utama yang digunakan untuk berjalan pada beberapa jenis sea moth.
Menurut Fishes of Australia, sirip perut yang telah termodifikasi berfungsi sebagai alat berjalan. Sea moth dapat merayap di dasar laut menggunakan sirip perut tersebut, sementara sirip dadanya membentang lebar di kedua sisi tubuh. Cara bergerak ini merupakan adaptasi yang berkaitan dengan kebiasaannya hidup di dekat dasar perairan
3. Warnanya dapat menyesuaikan lingkungan

Sea moth (flickr.com/Ria Tan) Warna tubuh ikan sea moth dapat berubah untuk menyatu dengan lingkungan di sekitarnya. Fishes of Australia mencatat bahwa Slender Seamoth dapat berubah dari warna sangat pucat di dasar laut hingga menjadi hampir hitam pada kondisi tertentu. Pola warna tersebut membantu tubuhnya menyerupai latar tempat hidupnya.
Kemampuan menyamarkan diri juga terlihat pada Sculptured Seamoth. Museums Victoria menjelaskan bahwa pola warna ikan ini sangat bervariasi. Umumnya, warnanya mirip dengan pasir di dasar laut atau dihiasi bercak-bercak yang lebih gelap. Penyesuaian warna ini membuat keberadaan ikan yang berukuran kecil tersebut lebih sulit dikenali di dasar laut.
4. Memiliki moncong yang dapat dijulurkan

Sea moth (commons.wikimedia.org/Thierry Perez) Sea moth mencari makanan langsung di sekitar dasar perairan dengan moncong yang dapat dijulurkan. Menurut Fishes of Australia, Slender Seamoth memakan krustasea kecil, cacing, dan moluska yang berada di sekitar permukaan. Makanan tersebut dicari ketika ikan bergerak perlahan menggunakan sirip perutnya.
Mulutnya memiliki kemampuan menonjol ke depan dan dapat dibentuk menyerupai tabung. Struktur ini membantu sea moth mengisap mangsa kecil dari celah atau liang di dasar laut. Dengan cara tersebut, ikan ini dapat menyantap hewan-hewan kecil yang hidup di dalam pasir tanpa perlu mengejar mangsa ke laut lepas.
5. Ukurannya tergolong kecil

Sea moth (flickr.com/François Libert) Sea moth merupakan ikan berukuran kecil yang hidup dekat dasar perairan. Slender Seamoth dapat mencapai panjang sekitar 18 sentimeter, sedangkan Sculptured Seamoth umumnya berukuran sekitar 8 sentimeter dan dapat tumbuh hingga 11 sentimeter. Ukuran tersebut membuatnya jauh lebih kecil dibandingkan banyak ikan laut yang hidup di habitat serupa.
Ukuran tubuhnya juga berkaitan dengan habitat yang ditempatinya. Kedua jenis tersebut ditemukan pada perairan dengan dasar berpasir, berlumpur, atau ditumbuhi lamun. Lingkungan tersebut menyediakan ruang bagi sea moth untuk merayap dan mencari hewan kecil di sekitar substrat.
Sea moth memperlihatkan bentuk tubuh yang sangat sesuai dengan kehidupan di dasar laut. Tubuh berzirah, sirip yang menyerupai sayap, kemampuan menyamarkan warna, serta moncong yang dapat dijulurkan mendukung cara hidupnya yang unik. Kemampuan berjalan menggunakan sirip perut menjadi salah satu ciri paling menarik dari kelompok ikan kecil tersebut.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















