ilustrasi apel yang berubah warna (unsplash.com/Louis Hansel)
Reaksi yang dipicu oleh PPO menghasilkan senyawa bernama o-quinone. Nama tersebut mungkin terdengar rumit, tetapi secara sederhana o-quinone dapat dipahami sebagai zat perantara yang muncul selama proses perubahan kimia berlangsung. Senyawa ini tidak bertahan lama karena sangat mudah bereaksi dengan zat lain yang terdapat di dalam buah. Setelah melalui beberapa tahapan lanjutan, o-quinone berubah menjadi pigmen berwarna cokelat yang disebut melanin. Melanin merupakan zat pewarna alami yang memberikan warna gelap pada berbagai organisme hidup. Pada apel, terbentuknya melanin membuat permukaan daging buah perlahan berubah dari putih kekuningan menjadi cokelat.
Perubahan warna tersebut sering disalahartikan sebagai tanda bahwa apel sudah tidak layak dimakan. Padahal, warna cokelat yang muncul sesaat setelah buah dipotong lebih berkaitan dengan reaksi kimia alami daripada proses pembusukan. Pembusukan biasanya melibatkan perubahan aroma, tekstur, serta pertumbuhan mikroorganisme yang membutuhkan waktu lebih lama. Fenomena serupa juga dapat ditemukan pada beberapa bahan pangan lain seperti pir, pisang, alpukat, dan terong. Kesamaan tersebut terjadi karena bahan-bahan tersebut memiliki enzim dan senyawa alami yang dapat bereaksi ketika terkena oksigen. Perbedaannya hanya terletak pada kecepatan reaksi serta tingkat perubahan warna yang terlihat pada permukaannya.
Warna cokelat yang muncul pada permukaan apel merupakan hasil dari reaksi alami yang berlangsung sesaat setelah daging buah bersentuhan dengan udara. Proses tersebut menjelaskan kenapa apel bisa berubah warna meskipun kondisinya masih segar dan belum mengalami pembusukan. Pemahaman mengenai mekanisme ini membantu membedakan perubahan warna alami dengan tanda-tanda kerusakan buah yang sebenarnya.
Referensi:
"Why Do Sliced Apples Turn Brown?" Britannica. Diakses pada Mei 2026
"Why do apple slices turn brown after being cut?" SCI AM. Diakses pada Mei 2026
"Why do apples turn brown so fast?" Science Focus. Diakses pada Mei 2026