Daratan baru berupa batuan vulkanik muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah aktivitas erupsi yang terjadi pada awal September 2026. Kemunculan daratan tersebut kemudian menarik perhatian karena bentuk permukaannya terlihat berbeda dari kondisi sebelumnya. Di media sosial, banyak yang menyebut daratan baru ini sebagai “cucu Krakatau”, merujuk pada sejarah panjang letusan Krakatau dan terbentuknya Gunung Anak Krakatau.
Namun, sebutan tersebut bukan istilah geologi resmi untuk menjelaskan daratan yang baru terbentuk akibat endapan material vulkanik. Secara ilmiah, material hasil erupsi memang bisa menumpuk dan membentuk permukaan daratan baru di sekitar gunung berapi. Lantas, bagaimana erupsi gunung berapi bisa sampai membuat daratan baru? Yuk, kita simak penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini!
