ilustrasi gunung meletus (pexels.com/David Zherdenovsky)
Dilansir Institut Teknologi Bandung, ahli volkanolog Dr. Eng. Mirzam Abdurrachman, S.T., M.T., menjelaskan tiga faktor utama kenapa gunung bisa meletus. Pertama, karena kondisi di bawah dapur magma. Di mana terbentuknya pasokan magma baru dan membuat kelebihan volume. Kelebihan volume ini memaksa magma mendesak ke atas untuk keluar.
Kedua, kondisi di dalam dapur magma yang membuat magma mengalami kristalisasi batuan. Magma yang sudah terkristalisasi menjadi lebih berat dan tenggelam ke dasar ruang magma. Sementara sisa magma lainnya terdorong ke atas dan menambah tekanan.
Ketiga, kondisi yang terjadi di atas permukaan gunung. Faktor eksternal yang bisa memicu erupsi salah satunya adalah perubahan pasang-surut saat gerhana bulan atau matahari. Peristiwa ini membuat permukaan air laut naik sehingga gunung api yang berada di tengah laut menjadi lebih sensitif.