Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Saja Manfaat Sungai yang Terjaga bagi Manusia?

4 min read
Apa Saja Manfaat Sungai yang Terjaga bagi Manusia?
ilustrasi naik sampan (pexels.com/Kopi Hitam Mantap)
  • Hari Sungai Sedunia mengingatkan pentingnya menjaga sungai Indonesia dari pencemaran, pendangkalan, penyempitan, serta alih fungsi bantaran yang membahayakan masyarakat.
  • Sungai terjaga menyediakan air bersih, mendukung pasokan energi PLTA, memungkinkan ikan aman dikonsumsi, dan membuka peluang wisata serta ekonomi warga sekitar.
  • Aliran sungai yang bersih dan berfungsi baik membantu mencegah banjir, melancarkan irigasi sawah, serta mendukung hasil panen; masyarakat dan pemerintah diminta memperkuat perlindungannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hari Sungai Sedunia atau World Rivers Day diperingati setiap hari Minggu keempat di bulan September. Peringatan ini bertujuan mengingatkan kembali seluruh manusia di dunia akan pentingnya menjaga aliran-aliran sungai. Sungai kerap menjadi korban dari gencarnya pembangunan dan seiring bertambahnya populasi manusia.

Di Indonesia sendiri ada banyak sekali sungai dari sungai besar sampai kecil yang membelah kawasan permukiman. Setiap orang harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjaga sungai-sungai di sekitarnya. Jangan sampai sungai tercemar atau mengalami pendangkalan dan penyempitan.

Jika sungai-sungai dilindungi, manfaat sungai yang terjaga bagi manusia pun banyak. Sebaliknya, sungai yang kotor atau kapasitasnya makin menurun tentu membahayakan manusia. Mari bersama-sama menjaga setiap aliran sungai agar kita merasakan manfaat sebagai berikut.

  1. 1. Sungai menjadi sumber air bersih dan energi

    bersantai di sungai
    ilustrasi bersantai di sungai (pexels.com/Denise Marendradika)

    Sungai yang kotor oleh cemaran limbah tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Bukan hanya untuk air minum dan memasak, tetapi buat mandi pun malah bikin gatal-gatal. Walau ada sungai di dekat rumah, kalau airnya tidak layak, tetap saja mesti sedikit-sedikit beli air.

    Sebagian air yang disalurkan melalui perusahaan air minum berasal dari sungai. Bayangkan jika makin banyak sungai yang kualitas airnya buruk. Pengelolaan air bersih agar bisa mencukupi kebutuhan masyarakat menjadi lebih sulit.

    Air sungai juga menjadi sumber energi pembangkit listrik tenaga air. Kalau sungai mengering atau airnya surut akibat pemanasan global, bisa-bisa pasokan listrik dari PLTA terganggu. Bahkan masyarakat di pelosok dapat membangun pembangkit listrik sederhana apabila terdapat aliran sungai yang cukup deras di sekitarnya.

  2. 2. Wisata air dapat hidup dan menghidupi warga sekitar

    bersantai di tepi sungai
    ilustrasi bersantai di tepi sungai (pexels.com/mohd hasan)

    Sekarang boro-boro wisata air di setiap sungai. Banyak sungai malah berair keruh, penuh tumpukan sampah, dan bau. Orang melintasinya saja sudah merasa terganggu dengan pemandangan serta aromanya yang gak sedap.

    Siapa yang mau duduk-duduk apalagi makan-makan di dekatnya? Seandainya setiap sungai di Indonesia bersih, wisata air bisa hidup. Ada arung jeram, memancing, atau sekadar bersantai di sekitar sungai sambil menikmati udara bersih dan pemandangan.

    Meski tanpa tiket masuk pun, ekonomi akan berputar. Masyarakat sekitar dapat berdagang, pemulung bisa mengumpulkan banyak sampah bernilai ekonomi, dan sebagainya. Masyarakat yang butuh refreshing juga tidak perlu merogoh kantong dalam-dalam.

  3. 3. Orang mengonsumsi ikan tanpa khawatir kontaminasi zat berbahaya

    menjaring ikan di sungai
    ilustrasi menjaring ikan di sungai (pexels.com/Ihsan Adityawarman)

    Sekarang tidak banyak orang yang masih mencari ikan di sungai untuk dikonsumsi sendiri atau dijual. Apalagi di sungai-sungai yang tidak terlalu besar, jenis ikannya juga terbatas. Saat air sungai sudah tercemar, ikan tak bisa hidup serta berkembang dengan baik.

    Kalaupun masih ada beberapa ikan yang dapat ditangkap, orang gak berani memakannya. Ikan tersebut dikhawatirkan sudah menyerap terlalu banyak racun akibat berbagai limbah yang dibuang ke sungai. Ikannya masih bisa hidup, tapi zat berbahaya itu bila masuk ke tubuh manusia, apalagi dalam jumlah besar, akan berbahaya bagi kesehatan.

    Padahal, ikan yang baru ditangkap di sungai sebenarnya nikmat sekali untuk dikonsumsi. Dengan catatan sungainya bersih. Bila sungai justru menjadi tempat bertemunya limbah rumah tangga dan pabrik, tentu ikannya tidak layak dimakan.

  4. 4. Mencegah banjir

    bersantai di sungai
    ilustrasi bersantai di sungai (pexels.com/Ditta Alfianto)

    Sekarang di satu daerah gak turun hujan saja bisa terjadi banjir besar. Orang sering menyebutnya banjir kiriman dari daerah lain. Namun, sebenarnya bukan hujan deras di kota lain yang menjadi masalah utama.

    Selain penggundulan hutan, persoalan seriusnya ialah sungai yang telah mengalami banyak perubahan. Sungai makin sempit karena bantaran penuh dengan bangunan. Masih pula ada pendangkalan yang membuat sungai tidak bisa menampung lebih banyak air.

    Ini diperburuk oleh tumpukan sampah yang menyumbat aliran air. Air yang seharusnya mengalir lancar sampai ke laut malah meluap ke kawasan permukiman. Sungai dan daerah di sekitarnya harus dikembalikan sesuai fungsinya sebagai aliran serta resapan air.

  5. 5. Irigasi sawah lancar, panen melimpah

    bersantai di sungai
    ilustrasi bersantai di sungai (pexels.com/Heru Dharma)

    Sungai seperti pembuluh darah dalam tubuh manusia. Kalau pembuluh darah menyempit atau tersumbat, manusia bakal jatuh sakit bahkan bisa meninggal dunia. Demikian pula, sungai sangat penting untuk menjaga kehidupan semua makhluk hidup.

    Sawah, misalnya, membutuhkan pengairan yang baik dan melimpah terutama di masa awal penanaman. Bila sungai kering, petani kesulitan untuk mengairi tanaman padinya. Padahal padi harus tetap ditanam saat kemarau sekalipun.

    Mereka tak bisa hanya mengandalkan air hujan ketika musimnya. Meski ada banyak bahan pangan sumber karbohidrat, nyatanya ketergantungan masyarakat Indonesia pada beras sangat tinggi. Bila panen padi lebih sedikit daripada kebutuhan masyarakat, pemerintah harus mengimpornya.

    Ada banyak manfaat sungai yang terjaga bagi manusia. Pahamilah bahwa melindungi sungai sama dengan menjaga kehidupan. Kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat aliran sungai mesti terus ditingkatkan. Pemerintah juga wajib memberi sanksi tegas kepada siapa pun yang membuang limbah rumah tangga atau industri ke sungai dan mengubah fungsi bantaran sungai untuk kepentingan pribadi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More