Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengenal Dataran Tinggi, Gunung, Danau, Lembah, dan Sungai

4 min read
Mengenal Dataran Tinggi, Gunung, Danau, Lembah, dan Sungai
ilustrasi gunung (pexels.com/Daneswara Eka)
  • Dataran tinggi berada di atas 500 meter, bersuhu sejuk dan bertanah subur; gunung menjulang minimal 600 meter dengan puncak, lereng, serta kaki gunung.
  • Danau merupakan cekungan air alami atau buatan yang terbentuk melalui proses tektonik, vulkanik, gletser, atau endorheik, sekaligus menjadi habitat dan sumber air serta pangan.
  • Lembah terbentuk oleh proses geologis dan umumnya dialiri sungai, sementara sungai mengalirkan air tawar dari hulu ke hilir serta menopang ekosistem dan kebutuhan manusia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bumi menyajikan keindahan dan keanekaragaman yang luar biasa. Mulai dari keanekaragaman flora, fauna, lanskap menakjubkan. Keberadaan lanskap membuktikan bahwa bumi tidaklah rata.

Beberapa lanskap bumi, diantaranya dataran tinggi, gunung, danau, lembah, dan sungai. Bukan hanya menyajikan pemandangan indah, tapi juga peranan krusial dalam memengaruhi iklim lokal dan ekosistem. Yuk, mengenal tentang dataran tinggi, gunung, danau, lembah, dan sungai.

  1. 1. Apa itu dataran tinggi?

    ilustrasi dataran tinggi
    ilustrasi dataran tinggi (pexels.com/GILBERTO SOARES DOS SANTOS)

    Wilayah yang berada di ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut disebut dataran tinggi. Setiap benua terdapat dataran tinggi bahkan mencakup mencakup sepertiga daratan bumi. Karakteristik dataran tinggi adalah suhu udara sejuk dengan tanah subur.

    Biasanya dataran tinggi cocok dimanfaat kan until sektor pertanian dan perkebunan. Terdapat dua jenis dataran tinggi, yakni dataran tinggi vulkanik yang terbentuk dari letusan gunung berapi. Kedua ada dataran tinggi terpotong yang terbentuk dari gerakan ke atas pada kerak bumi. Beberapa dataran tinggi di Indonesia, diantaranya:

    • Kota Batu di Jawa Timur
    • Dataran Tinggi Dieng
    • Dataran Tinggi Gayo
    • Dataran Tinggi Barisan (Pulau Sumatra)
    • Dataran Tinggi Bone (Sulawesi Selatan)

  2. 2. Apa itu gunung?

    ilustrasi gunung
    ilustrasi gunung (pexels.com/Daniel Lee)

    Gunung adalah permukaan tanah yang menjulang tinggi dibandingkan daerah sekitarnya. Ukuran gunung lebih besar dari bukit dengan ketinggian setidaknya 600 meter di atas permukaan. Gunung punya tiga bagian utama, yakni puncak, lereng, dan kaki gunung.

    Masyarakat banyak yang menyamakan antara gunung dan pegunungan, padahal keduanya berbeda. Kalau gunung menjulang sebagai keluarnya magma, berbeda dengan pegunungan yang terdiri dari rangkaian dari beberapa gunung yang terhubung satu sama lain. Sementara itu, beberapa ketinggian gunung bisa memiliki dua atau lebih iklim.

    Gunung api dibedakan menjadi empat bentuk, gunung dengan bentuk seperti kerucut disebut gunung api kerucut atau strato. Gunung api maar yang terbentuk dari letusan eksplosif di bawah permukaan air. Ada juga gunung api perisai yang berbentuk perisai dengan lereng lantai dan gunung api kaldera dengan kawah besar dan dalam.

  3. 3. Apa itu danau?

    ilustrasi danau
    ilustrasi danau (pexels.com/balladphotoworkchanel robinkoraag)

    Danau adalah cekungan besar terisi oleh air yang terbentuk secara alami atau buatan. Pembentukan danau terbagi menjadi empat, yaitu danau tektonik yang terbentuk akibat pergerakan lempeng tektonik. Kedua danau vulkanik yang muncul akibat letusan gunung berapi.

    Ketiga, danau gletser yang terbentuk akibat pergerakan gletser. Keempat, danau endorheik yang airnya bersumber dari sungai atau hujan. Danau bukan hanya berisi air, tapi bisa menjadi habitat dari beragam makhluk hidup.

    Tumbuhan air yang ada di danau bisa membantu menjaga kualitas air dengan menyerap nutrien dan polutan. Beberapa satwa di sekitar turut bergantung pada danau sebagai tempat mencari makan dan berkembangbiak. Bahkan danau juga menjadi sumber air dan pangan masyarakat sekitar.

  4. 4. Apa itu lembah?

    ilustrasi lembah
    ilustrasi lembah (pexels.com/Ilham Zovanka)

    Lembah adalah bentang alam dikelilingi oleh perbukitan atau pegunungan. Wilayah ini terbentuk akibat proses geologis, seperti pengikisan tanah oleh air dan angin. Hanya ada dua jenis lembah dibumi, lembah sempit disebut jurang dan lembah luas bernama ngarai.

    Karakteristik utama lembah adalah memiliki bentuk seperti huruf U atau V. Wilayahnya dikelilingi oleh perbukitan atau pegunungan. Sebagian besar lembah dialiri oleh sungai di bagian bawahnya. Indonesia punya beberapa lembah terindah yang sering jadi tujuan destinasi, seperti Lembah Baliem, Sianok, Lembah Bada, hingga Lembah Harau.

  5. 5. Apa itu sungai?

    ilustrasi sungai
    ilustrasi sungai (pexels.com/Pok Rie)

    Sungai adalah bagian permukaan bumi yang posisinya lebih rendah dari tanah disekitarnya. Sungai menjadi tempat mengalirnya air tawar dari tempat yang lebih tinggi (hulu) menuju tempat yang lebih rendah (hilir). Aliran air ini akan bermuara ke laut, danau, atau sungai lain.

    Sungai menjadi sumber kehidupan kehodupn penting bagi banyak makhluk hidup. Sumber air bersih untuk keperluan sehari-hari hingga sumber air irigasi untuk mengairi tanaman. Sungai jadi rumah bagi berbagai spesies ikan, burung, reptil, dan organisme air lainnya.

    Dataran tinggi, gunung, danau, lembah, dan sungai, memegang peranan vital untuk keberlangsungan hidup. Mulai dari menjaga keseimbangan ekosistem serta menopang kehidupan manusia sehari-hari. Mengingatkan akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More