ilustrasi ikan di laut Antartika (pexels.com/Emilio)
Antartika dikenal karena gunung esnya yang besar dan penguin ikoniknya, namun rahasia terbesar Antartika justru terletak di dasar laut jauh di bawah permukaan samudra. Di laut Antartika, hewan-hewan unik yang beragam dan tidak kamu temukan di laut lain akan menampakkan dirinya di sana, di bawah perairan yang gelap, penuh tekanan, dan suhu yang mencapai titik beku. Berikut adalah deretan ikan yang mampu hidup di laut Antartika:
Ikan es makarel
Ikan es makarel atau Champsocephalus gunnari adalah kelompok spesies ikan yang dikenal sebagai ikan berdarah putih yang hanya dapat ditemukan di Samudra Selatan. Ikan es makarel tidak memiliki pigmen merah pembawa oksigen, hemoglobin, dalam sel darah mereka. Artinya, darah ikan makarel tidak berwarna. Panjang ikan makarel bisa mencapai 44cm di Pulau Heard dan McDonald. Mereka dapat hidup selama 4-5 tahun.
Ikan kod Antartika
Ikan ini juga disebut Notothenia, keberadaannya sangat melimpah dan ikan-ikan ini memiliki zat antibeku dalam darahnya yang mencegahnya membeku meskipun hidup di lautan es.
Ini adalah ikan terbesar di Samudra Selatan, yang memakan udang dan ikan yang lebih kecil, dan menjadi mangsa paus, orca, dan anjing laut.
Ikan gigi Antartika dan ikan gigi Patagonia
Ikan toothfish dapat tumbuh hingga panjang 2 meter dan berat 100 kg saat dewasa sepenuhnya. Mereka dapat hidup hingga 45 tahun. Terdapat dua spesies ikan gigi, yaitu ikan gigi Antartika dan ikan gigi Patagonia.
Kedua spesies ini sangat mirip dalam penampilan dan kebiasaan. Ikan gigi Antartika ditemukan di wilayah lintang tinggi dekat benua Antartika. Ikan gigi Patagonia ditemukan di perairan sub-Antartika di landasan kontinental di sekitar pulau dan bawah laut.
Ikan perak Antartika
Ikan jenis ini memiliki panjang sekitar 5-10 inci, yang merupakan spesies pelagis sejati atau spesies perairan terbuka. Ikan perak Antartika merupakan ikan pelagis utama di Samudra Selatan dan Antartika. Mereka memakan krill, kopepoda, dan mangsa plankton lainnya.