ilustrasi kukang (pexels.com/SONIC)
Kukang adalah hewan nokturnal yang lebih aktif di malam hari. Sedangkan di siang hari, kukang gunakan untuk tidur di celah-celah pohon. Oleh sebab itu, kukang punya penglihatan tajam untuk membantunya menemukan makanan.
Gerakan kukang yang lambat adalah cara ia untuk bertahan hidup. Dengan cara ini, kukang bisa menghindari predator karena tak menimbulkan suara dan gerakan mencolok. Ketika merasa terancam, kukang akan langsung membeku (freeze) di tempat selama berjam-jam.
Selain sebagai tameng pertahanan, gerakan lambat ini juga berkaitan erat dengan efisiensi energi. Kukang memiliki tingkat metabolisme yang sangat rendah dibandingkan mamalia lain seukurannya. Mereka termasuk hewan omnivora dengan pola makan beragam.
Mereka bisa makan serangga, telur burung, reptil kecil, serta berbagai buah. Namun, sumber makanan utamanya adalah getah pohon yang membutuhkan waktu cukup lama untuk dicerna. Karena proses pencernaannya lambat, kukang pun bergerak dengan santai untuk menghemat energi.