Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tips Mencegah Bau pada Tubuh Kucing, Biar Tetap Wangi
ilustrasi kucing (pexels.com/Alice Castro)
  • Kucing bisa berbau tidak sedap akibat lingkungan kotor atau masalah kesehatan, sehingga pemilik perlu rutin menjaga kebersihan agar hewan tetap segar dan sehat.
  • Membersihkan kotak pasir, menyisir bulu, serta menjaga makanan dan kebersihan gigi menjadi langkah penting untuk mencegah bau pada tubuh kucing.
  • Memandikan kucing dengan sampo khusus dan mengeringkannya secara tuntas membantu menghilangkan minyak berlebih serta bakteri penyebab bau membandel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kucing dikenal sebagai hewan yang sangat menjaga kebersihan diri melalui kebiasaan menjilati bulunya setiap hari. Namun, terkadang ada saatnya tubuh hewan ini mengeluarkan aroma yang tidak sedap akibat kondisi lingkungan atau bahkan berbagai masalah kesehatan yang dialaminya.

Pemilik kucing harus benar-benar memahami bagaimana cara menangani bau badan pada kucing agar tidak sampai mengganggu kenyamanan anggota keluarga di rumah. Melalui perawatan yang dilakukan secara rutin dan konsisten, maka kucing akan tetap merasa segar dan terbebas dari berbagai risiko kuman penyakit.

1. Menjaga kebersihan kotak pasir secara rutin

ilustrasi kucing sedang buang air (unsplash.com/Mateusz Suski)

Kotak pasir yang kondisinya kotor bisa menjadi sumber utama bakteri yang mudah menempel pada bagian bulu dan kaki kucing kesayangan. Kotoran yang mengendap terlalu lama bisa berpotensi menyebabkan aroma menyengat yang berpindah ke seluruh bagian tubuh kucing.

Kamu sebaiknya bisa secara rutin membersihkan gumpalan pasir dari kotoran minimal dua kali dalam sehari untuk memastikan kenyamanan dari hewan peliharaan. Selain itu, cucilah wadah kotak pasir secara menyeluruh dengan menggunakan sabun khusus setidaknya seminggu sekali untuk proses pembersihan yang lebih efektif.

2. Melakukan penyisiran bulu secara berkala

ilustrasi kucing (unsplash.com/Tuna)

Menyisir bulu kucing bukanlah sekadar menjaga penampilan agar terlihat rapi dan bebas kusut saja, namun juga untuk memastikan kebersihannya. Aktivitas ini ternyata bisa membantu mengangkat rambut mati, ketombe, hingga kotoran yang pada umumnya terperangkap di permukaan kulit.

Kamu bisa menggunakan sisir sesuai dengan jenis ketebalan bulu kucing agar nantinya mereka tetap merasa nyaman dan tidak kesakitan saat dirawat. Penyisiran secara rutin bisa membantu merangsang sirkulasi darah dan juga mendistribusikan minyak alami kulit secara lebih merata.

3. Memberikan makanan berkualitas dan jaga kesehatan gigi

ilustrasi kucing makan (unsplash.com/Felice Wölke)

Aroma tubuh kucing yang kurang sedap sebetulnya bisa berasal dari masalah pencernaan atau pun dari gangguan di area mulut kucing. Makanan dengan nutrisi yang buruk bisa memicu bau mulut yang mudah sekali menempel pada bulu ketika mereka sedang menjilati tubuhnya sendiri.

Pilihlah pakan dengan kualitas yang baik dan mudah dicerna, serta mengandung bahan-bahan alami untuk menunjang kesehatan hewan. Jangan sampai lupa untuk secara rutin membersihkan gigi kucing dengan menggunakan sikat dan pasta gigi yang telah diformulasikan untuk hewan.

4. Mandikan kucing dengan sampo khusus

ilustrasi kucing (unsplash.com/Sam Chang)

Meski kucing bisa membersihkan dirinya sendiri, namun tetap saja mereka membutuhkan mandi secara berkala apabila tubuhnya sudah terlalu kotor. Memandikan kucing dengan menggunakan air hangat ternyata cukup efektif untuk melarutkan minyak berlebih dan juga berbagai bakteri penyebab bau membandel.

Pastikan bahwa kamu selalu menggunakan sampo khusus kucing yang benar-benar aman untuk kulit sensitif dan jangan pernah menggunakan sampo khusus manusia. Keringkan bulunya secara menyeluruh dan benar-benar tuntas setelah mandi agar tidak sampai memunculkan jamur yang menyebabkan bau apek.

Merawat kebersihan tubuh dari kucing peliharaan merupakan wujud tanggung jawab dan kasih sayang. Dengan menerapkan beberapa langkah pencegahan di atas, maka kucing peliharaan pun akan terbebas dari masalah bau badan yang mengganggu. Suasana rumah pun akan terasa lebih nyaman dan sehat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article