ilustrasi hujan meteor Lyrid (unsplash.com/Austin Human)
Hujan meteor Lyrid yang aktif sejak 16–25 April 2026 ini dapat diamati di wilayah Indonesia pada malam hingga dini hari. Mengutip dari In-The-Sky.org, fenomena ini mulai terlihat sekitar pukul 22.10 WIB saat titik radian kemunculannya berada di atas horizon timur. Setelah itu, hujan meteor akan terus aktif hingga menjelang fajar sekitar pukul 05.29 WIB.
Waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor Lyrid sekitar pukul 04.00 WIB, ketika posisi radiannya berada paling tinggi di langit. Selain itu, puncak aktivitas hujan meteor ini diperkirakan terjadi pada pukul 02.00 WIB, 23 April 2026. Oleh karena itu, momen terbaik untuk menyaksikannya adalah sebelum fajar pada 23 April atau setelah radian mulai muncul pada malam 22 April.
Pada puncaknya, hujan meteor Lyrid diperkirakan menghasilkan sekitar 18 meteor per jam dalam kondisi ideal. Namun, angka ini merupakan estimasi dalam kondisi langit yang sangat gelap dan tanpa gangguan cahaya. Dalam kondisi nyata, jumlah meteor yang terlihat oleh mata telanjang bisa lebih sedikit tergantung lokasi pengamatan dan tingkat polusi cahaya. Untuk hasil terbaik, disarankan mengamati dari tempat yang gelap dan minim polusi cahaya.