Kebakaran gambut menjadi salah satu tantangan lingkungan karena api dapat membara di bawah permukaan tanah dan sulit dipadamkan hanya dengan menyiramkan air dari atas. Bara yang tersembunyi ini dapat bertahan lama dan kembali memicu kebakaran meski api di permukaan terlihat sudah padam. Selain itu, proses pemadaman membutuhkan air dalam jumlah besar dan dapat berlangsung berhari-hari, bahkan lebih lama.
Karena itu, para peneliti terus mengembangkan berbagai metode untuk meningkatkan efektivitas pemadaman kebakaran gambut. Sejumlah pendekatan yang diteliti meliputi penggunaan larutan pembasah berbasis sabun, es kering untuk mendinginkan bara, hingga sistem injeksi air yang dirancang menjangkau bagian gambut yang terbakar. Lantas, bagaimana ketiga inovasi ini bekerja untuk membantu mengatasi kebakaran gambut? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
