Dapat menggerakkan benda atau objek yang diam
Dapat menghentikan atau memperlambat benda atau objek
Benda atau objek bisa bergerak lebih cepat
Dapat mengubah arah benda atau objek saat bergerak
Dapat mengubah bentuk suatu objek atau benda
Perbedaan Gaya dan Gerak serta Hubungan Keduanya

- Gaya adalah dorongan atau tarikan yang menggerakkan benda dengan besar dan arah tertentu, seperti gaya pegas, listrik, nuklir, dan dampaknya terhadap benda.
- Gerak adalah perubahan posisi objek dari waktu ke waktu dalam fisika, melibatkan jarak, perpindahan, kecepatan serta periode waktu. Ada tiga jenis gerak: linier, rotasi, dan osilasi.
- Gaya dan gerak saling berkaitan satu sama lain; gaya menyebabkan benda bergerak atau diam, sedangkan gerak merupakan akibat dari adanya gaya yang diberikan pada benda atau objek.
Di dunia ini, setiap manusia tidak akan terlepas dari gaya dan gerak. Keduanya saling melengkapi sehingga dunia berjalan sebagaimana mestinya. Namun, apakah sudah tahu apa sih perbedaan gaya dan gerak?
Perbedaan gaya dan gerak sudah dibahas di sekolah, bahkan saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Namun, semakin tinggi tingkat pendidikan, pengertian gaya dan gerak semakin bertambah. Untuk menyempurnakan pengetahun tentang gaya dan gerak, berikut ini adalah definisi dan jenis-jenis gaya dan gerak yang bisa dipelajari.
1. Definisi gaya

Dikutip dari KBBI, gaya merupakan dorongan atau tarikan yang dapat menggerakkan benda serta memiliki besar dan arah tertentu. Sedangkan berdasarkan Physicsclassroom, gaya didefinisikan sebagai dorongan atau tarikan pada objek yang dihasilkan dari interaksi satu benda dengan yang lain. Berdasarkan Britannica, gaya adalah tindakan mengubah atau mempertahankan gerak suatu benda.
Contoh gaya bermacam-macam, ada gaya pegas, gaya listrik, gaya nuklir dan sebagainya. Besar dan kecilnya gaya sangat berdampak pada objek atau benda. Berikut ini efek dan dampak gaya terhadap benda atau objek:
Perubahan benda atau objek akibat adanya gaya, dipengaruhi oleh nilai massa dan percepatan. Oleh karena itu, untuk mencari nilai gaya (F) adalah dengan mengalikan massa (m) dan percepatan (a) dengan rumus
F= m.a
Gaya disimbolkan dengan huruf F dengan sistem satuannya adalah Newton dan satuan dasar SI adalah Kg-m/s2.
2. Definisi gerak

Definisi gerak berdasarkan KBBI adalah peralihan tempat atau kedudukan. Sedangkan Ebsco mendefinisikan gerak dalam fisika merupakan perubahan posisi objek dari waktu ke waktu terhadap kerangka acuan. Elearningcampus menyebutkan gaya adalah tindakan atau proses perubahan tempat atau posisi objek terhadap waktu.
Cakupan faktor gerak terdiri dari empat hal yaitu jarak, perpindahan, kecepatan serta periode waktu. Agar lebih mudah, contoh gerak adalah terbang dengan pesawat dari Surabaya ke Jakarta. Gerakan ini melibatkan jarak antara Surabaya ke Jakarta, kecepatan pesawat saat diterbangkan. Serta waktu yang dibutuhkan sehingga terjadi perpindahan objek atau benda.
3. Jenis gaya

Dengan definisi tersebut, ternyata ada banyak jenis gaya. Berdasarkan besaran dan arah, gaya dibagi menjadi gaya sentuh dan tak sentuh. Gaya sentuh dibagi lagi menjadi gaya gesekan, gaya yang diterapkan, gaya normal, gaya hambatan udara, gaya tegangan dan gaya pegas. Sedangkan gaya tak sentuh dibedakan menjadi tiga yaitu gaya gravitasi, gaya elektrostatik dan gaya magnetik.
Dalam biomekanik, gaya dibagi menjadi empat bagian. Biomekanik merupakan bagian cabang kecil dari biofisika, perpaduan antara fisika dan biologi. Berikut ini jenis-jenis gaya berdasarkan biomekanik:
Gaya gerak
Gaya gerak diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yang pertama rotary motion (gerak rotasi). Contohnya adalah gaya gerak persendian di pundak sebagai sumbu pergerakan tangan. Kedua adalah Linear motion (gerak linier), contohnya adalah pelari yang berlari dalam garis lurus dan curvilinear motion (kurvilinier), contohnya aksi melempar bola.
Gaya eksternal
Gaya eksternal berfokus pada gaya diluar tubuh manusia. Contohnya adalah gaya gravitasi yang menarik tubuh manusia agar tetap di tanah. Ada juga pergerakan angin, benda seperti kincir angin serta interaksi antar manusia juga masuk dalam gaya eksternal.
Gaya internal
Berbeda dengan gaya eksternal yang fokus di luar tubuh manusia, gaya internal berfokus pada anggota dalam tubuh. Contohnya adalah gerakan otot saat push up, gerakan jaringan ikat saat berlari. Serta gerakan tulang saat berjalan, makan dan lain sebagainya.
Gaya reaksi
Gaya reaksi juga dibagi menjadi beberapa bagian. Ada reaksi tanah saat tubuh memberikan gaya pada tanah ketika berdiri diatasnya. Reaksi sendi seperti gaya pada sendi lutut saat bersepeda. Serta ada reaksi geser yaitu gerakan halus saat kaki bergerak berjalan.
4. Jenis gerak

Berbeda dengan gaya, pembagian jenis gerak lebih sedikit dan lebih sederhana. Jenis gerakan dibagi menjadi tiga bentuk utama yaitu gerak linier, gerak rotasi dan gerak osilasi. Untuk lebih jelasnya, berikut ini pengertian jenis gerak:
Gerak linier
Gerak linier adalah pergerakan benda atau objek dari satu titik ke titik lain. Gerakannya biasanya berupa garis lurus atau garis lengkung. Contohnya saat bus berjalan lurus atau bus yang berputar di bundaran.
Gerak rotasi
Rotasi merupakan pergerakan benda atau objek yang berputar pada porosnya. Gerakan ini sudah terjadi ratusan tahun lalu. Contohnya adalah pergerakan bumi yang berputar mengelilingi matahari.
Gerak osilasi
Osilasi merupakan gerak bolak balik. Pergerakan benda atau objek yang masih di sekitar benda atau objek tersebut. Contoh dari gerak osilasi adalah gerakan bandul jam.
5. Hubungan gaya dan gerak

Gaya dan gerak merupakan dua hal yang saling berkaitan satu dengan yang lain. Gaya merupakan penyebab suatu benda atau objek yang awalnya diam bisa bergerak atau sebaliknya. Sedangkan gerak merupakan akibat dari adanya gaya yang diberikan pada benda atau objek.
Tanpa gaya , suatu benda tidak bergerak dan berpindah tempat, sedangkan tanpa gerak artinya benda atau objek tersebut tidak mendapatkan gaya. Contoh sederhana hubungan gaya dan gerak adalah saat menimba air. Air dan timba akan tetap diam dan tidak bergerak kalau tidak ada gaya yang diberikan. Namun, jika gaya otot digunakan untuk menggerakkan tangan, maka timba tersebut bisa digunakan untuk mengambil air yang ada di dasar sumur.
Itu adalah penjelasan singkat terkait perbedaan gaya dan gerak. Walaupun memiliki definisi yang berbeda, gaya dan gerak memiliki kaitan yang sangat erat satu dengan yang lain. Apakah sudah bisa dipahami perbedaan dan hubungan keduanya?
Referensi
“The Meaning of Force”. The Physics Classroom. Diakses Januari 2026.
“Force”. Kids Britannica. Diakses Januari 2026.
“Motion (Physics)”. EBSCO. Diakses Januari 2026.
“Force and Motion”. Elearning Campus. Diakses Januari 2026.
“What is Force and Motion? Ultimate Guide for Kids”. Go Science Girls. Diakses Januari 2026.


















