Elite Pro Championship 2026 siap diramaikan 10 tim dari lima provinsi. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Sejak awal penyelenggaraannya, EPC tidak ditujukan untuk menjadi kompetisi yang menyaingi kompetisi lain di level nasional. EPC memiliki fokus tersendiri sebagai wadah kompetisi bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
“EPC dan kompetisi lainnya memiliki tujuan serta segmentasi masing-masing. Kami tidak melihatnya sebagai persaingan. Justru kami berharap semakin banyak kompetisi yang bisa memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk bermain dan berkembang,” jelas Ridi.
EPC 2026 akan berlangsung mulai 4 November hingga 2 Desember 2026 di Dewa United Arena, Tangerang, dengan total 58 pertandingan dalam 22 hari pertandingan.
Setiap tim dapat mendaftarkan maksimal 17 pemain, sementara seluruh pertandingan EPC 2026 menggunakan FIBA Official Basketball Rules 2024 sebagai acuan pertandingan.
Kompetisi EPC 2026 akan diawali dengan fase regular season menggunakan format half round robin, di mana seluruh tim peserta akan saling berhadapan satu kali. Delapan tim terbaik dari fase ini berhak melaju ke babak playoffs untuk memperebutkan gelar juara.
Pada fase playoffs, babak awal akan berlangsung dengan format single game, sementara semifinal dan final menggunakan format best of three (Bo3). Seluruh pertandingan Elite Pro Championship 2026 akan ditayangkan secara live melalui kanal YouTube Elite Pro Championship.