Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ty Jerome, Guard Memphis Grizzlies yang Melejit di NBA 2026/2027

3 min read
Ty Jerome, Guard Memphis Grizzlies yang Melejit di NBA 2026/2027
ilustari markas Memphis Grizzlies (unsplash.com/Simon Ray)
  • Memphis Grizzlies membuka NBA 2026/2027 dengan lima kemenangan beruntun, dipimpin Ty Jerome sebagai point guard utama setelah Ja Morant ditukar ke Portland Trail Blazers.
  • Jerome memulai karier sebagai pilihan ke-24 Draft NBA 2019, sempat menjadi pemain cadangan di beberapa tim dan bangkit bersama Cleveland Cavaliers pada 2024/2025.
  • Dalam lima laga awal musim ini, Jerome mencatat rata-rata 25,8 poin, 3,2 rebound, 5,6 assist, dan 1 steal, tertinggi di skuad Grizzlies.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memphis Grizzlies membuat kejutan di NBA 2026/2027. Mereka menyapu bersih kemenangan dalam lima game pertama musim reguler. Salah satu sosok kunci di balik kegemilangan tersebut ialah Ty Jerome. Jerome yang dipercaya point guard utama mampu tampil impresif dan berkontribusi besar untuk Grizzlies. Padahal, musim-musim sebelumnya, performa Jerome tidak terlalu menonjol. Guna membahas lebih dalam, berikut ini ulasan mengenai kiprah Ty Jerome.

  1. 1. Masuk ke NBA sebagai pemain pilihan ke-24 NBA Draft 2019

    Ty Jerome mencoba peruntungan masuk ke NBA dengan mengikuti NBA Draft 2019. Kala itu, Jerome punya modal penting lantaran baru menjuarai NCAA bersama tim basket universitas, Virginia Cavaliers. Jerome juga mencatat statistik yang cukup apik, yaitu 13,6 poin, 4,2 rebound, 5,5 assist, dan 1,5 steal.

    Namun, karena tingkat persaingan yang ketat, namanya tidak menembus jajaran atas. Jerome hanya terpilih di urutan ke-24 oleh Philadelphia 76ers dan dialihkan ke Boston Celtics. Setelah itu, dia langsung ditukar lagi oleh Celtics ke Phoenix Suns.

    Jerome kemudian menjalani musim rookie-nya bersama Suns di NBA 2019/2020. Meski begitu, situasi justru berjalan mengecewakan. Jerome yang tampil dalam 33 game sebagai pemain pengganti hanya mampu mencatat rata-rata 3,3 poin, 1,5 rebound, serta 1,4 assist.

  2. 2. Kerap diplot sebagai sixthman oleh sejumlah tim

    Karier Ty Jerome bersama Phoenix Suns hanya berlangsung semusim. Dia kemudian bergabung dengan Oklahoma City Thunder lewat skema pertukaran dan bertahan selama 2 musim (2020--2022). Sebagai pemain yang masuk dari bangku cadangan, Jerome cukup berkontribusi dengan mengemas rata-rata 8,6 poin, 2,1 rebound, dan 2,8 assist.

    Setelah itu, Jerome merapat ke tim juara NBA 2022, Golden State Warriors. Namun, selama semusim di sana, Jerome kesulitan berkembang. Dia hanya mengumpulkan rata-rata 6,9 poin, 1,7 rebound, dan 3 assist. Jerome lantas hengkang dan bergabung dengan Cleveland Cavaliers pada jeda musim 2023. Namun, nasib tragis langsung menimpanya. Baru menjalani dua game di NBA 2023/2024, Jerome terpaksa menepi hingga akhir musim karena cedera ankle.

    Beruntung, dia mampu bangkit di NBA 2024/2025. Jerome yang menjadi pemain rotasi andalan Cavaliers berhasil mencatat rata-rata 12,5 poin, 2,5 rebound, 3,4 assist, dan 1,1 steal. Statistik tersebut membawanya finis di urutan ketiga dalam voting Sixth Man of the Year. Dia hanya kalah dari Malik Beasley serta Payton Pritchard yang keluar sebagai pemenang.

  3. 3. Melejit bersama Memphis Grizzlies di NBA 2026/2027

    Ty Jerome melanjutkan petualangan dengan bergabung Memphis Grizzlies pada jeda musim 2025. Namun, kiprahnya kembali terhambat karena cedera betis. Dia pun hanya melakoni 15 pertandingan di NBA 2025/2026. Padahal, performanya tengah meningkat sehingga bisa mengumpulkan rata-rata 19,7 poin, 2,8 rebound, 5,7 assist, dan 1,1 steal.

    Setelah pulih dari cedera, Jerome dipercaya mengemban peran penting oleh Grizzlies. Dia menjadi point guard utama, menggantikan Ja Morant yang ditukar ke Portland Trail Blazers pada jeda musim 2026. Jerome pun berhasil membayar kepercayaan tersebut lewat penampilan apiknya. Dari lima game yang sudah dijalani di NBA 2026/2027, Jerome mengemas rata-rata 25,8 poin, 3,2 rebound, 5,6 assist, dan 1 steal. Dia memimpin daftar statistik tertinggi pemain Grizzlies.

    Ty Jerome mengawali kariernya di NBA dengan tidak mudah. Kini, pemain berusia 29 tahun itu berada dalam momentum yang tepat untuk bersinar. Namun, dia juga harus menjaga performanya tetap konsisten. Jika berhasil, Jerome tentu berpeluang meraih penghargaan individu, seperti Most Improved Player atau bahkan menembus All-Star. Selain itu, dia juga diharapkan bisa membawa Memphis Grizzlies melaju jauh di NBA 2026/2027.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More