5 Ganda Putra Terakhir yang Juara di World Tour Finals

BWF World Tour Finals menjadi penutup dari rangkaian turnamen bulu tangkis setiap tahunnya. Gelar juara dari turnamen ini menjadi salah satu kategori paling bergengsi yang diperebutkan oleh deretan atlet bulu tangkis papan atas dunia.
Seluruh atlet badminton di dunia pastinya berlomba-lomba agar bisa juara di turnamen tutup tahun BWF ini. Menjadi sektor yang terbilang paling ketat, berikut lima pasangan ganda putra terakhir yang sukses jadi juara di ajang BWF World Tour Finals.
1. Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China) juara di World Tour Finals 2018

Ganda putra China sukses keluar sebagai juara di World Tour Finals 2018. Pasangan Li Jun Hui/Liu Yu Chen berhadapan dengan wakil Jepang di laga final kala itu. Mereka adalah Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
Tanpa perlawanan yang cukup berarti, Li/Liu mampu menang atas Endo/Watanabe dengan mudah. Ganda putra Negeri Tirai Bambu itu meraih kemenangan usai menumbangkan Endo/Watanabe dalam dua set langsung. Skor akhir duel ganda putra ini adalah 21-15 dan 21-11 dalam waktu pertandingan 45 menit.
2. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia) juara di World Tour Finals 2019

Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe kembali berhasil melaju ke babak final di BWF World Tour Finals 2019. Pada edisi tahun ini, wakil andalan Negeri Sakura tersebut bersua dengan wakil Indonesia. Lawan yang mereka hadapi saat itu adalah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Tampil agresif, The Daddies mampu mengalahkan Endo/Watanabe lewat duel straight game. Endo/Watanabe kembali menelan kekalahan di World Tour Finals setelah melewati pertarungan yang memakan waktu 44 menit. Ahsan/Hendra mengemas kemenangan dengan skor 24-22 dan 21-19.
3. Lee Yang/Wang Chi Lin (Taipei) juara di World Tour Finals 2020

Setelah sukses menjuarai World Tour Finals 2019, Ahsan/Hendra kembali melaju ke laga puncak di World Tour Finals 2020. Masih menjaga asa dan harapan, kala itu Ahsan/Hendra menjadi satu-satunya wakil Indonesia di partai final. Mereka harus berhadapan dengan Lee Yang/Wang Chi Lin asal Taipei.
Sayangnya, hasil yang didapat tidak seperti tahun sebelumnya. The Daddies harus menelan kekalahan pada edisi World Tour Finals 2020. Mereka takluk dengan skor 21-17 dan 23-21 dalam durasi pertandingan cukup cepat, yaitu hanya 37 menit.
4. Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) juara di World Tour Finals 2021

Setelah gagal meraih gelar juara dari sektor ganda putra di World Tour Finals 2018 dan 2019, Jepang kembali unjuk gigi di World Tour Finals 2021. Negeri Sakura berhasil mengirim satu ganda putra andalan baru mereka ke partai final. Mereka adalah Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Wakil dari Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, menjadi lawan yang dihadapi Hoki/Kobayashi pada laga puncak. Pertandingan cukup sengit terjadi antara kedua ganda putra tersebut. Dalam waktu lebih dari satu jam, Hoki/Kobayashi mengalahkan Kevin/Marcus dengan skor akhir 21-16, 13-21, dan 21-17.
5. Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (China) juara di World Tour Finals 2022

Setelah dalam tiga edisi terakhir ganda putra China tidak berhasil menunjukkan dominasinya, kali ini mereka mulai menunjukkan eksistensi. Pasangan racikan baru dari Negeri Tirai Bambu sukses memberikan kejutan. Setelah sebelumnya dipasangkan dengan Li Jun Hui, kali ini Liu Yu Chen kembali meramaikan persaingan ganda putra dunia dengan Ou Xuan Yi.
Mengandalkan pasangan Liu/Ou yang performanya sedang menanjak, China berhasil meraih gelar juara di BWF World Tour Finals 2022. Setelah dikalahkan Lee/Wang di World Tour Finals 2020, Ahsan/Hendra juga kembali menelan kekalahan di laga pamungkas World Tour Finals 2022. The Daddies harus kembali puas dengan posisi runner-up usai takluk di tangan Liu/Ou lewat duel ketat rubber game.
Dalam edisi lima tahun terakhir, Liu Yu Chen menjadi yang paling sukses dengan dua gelar juara bersama patner yang berbeda. Sementara itu, The Daddies menjadi pasangan paling konsisten dengan raihan satu gelar juara dan dua kali runner-up.


















