TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Takaaki Nakagami Akui Pentingnya Peran Mental untuk Sprint Race

MotoGP 2023 kian padat karena adanya Sprint Race

pembalap LCR Honda Takaaki Nakagami (twitter.com/takanakagami30)

Jeda musim panas MotoGP 2023 segera berakhir. Para pembalap bakal kembali beradu cepat di lintasan pada 4–6 Agustus 2023 mendatang. GP Inggris di Sirkuit Silverstone akan membuka paruh kedua MotoGP musim ini.

Para tim dan pembalap kini tengah sibuk mempersiapkan diri jelang paruh kedua MotoGP 2023, tak terkecuali Takaaki Nakagami. Pembalap LCR Honda itu tak hanya memperkuat fisiknya, tetapi juga aspek mental. Sebab, Nakagami mengakui mental pembalap ikut berperan saat menjalani sprint dan main race.

Baca Juga: Daftar Harga Tiket MotoGP Mandalika 2023

1. Sprint race tak hanya menguji fisik pembalap, tetapi juga aspek mental

Takaaki Nakagami saat menjalani pekan balap GP Amerika 2023. (twitter.com/takanakagami30)

MotoGP baru mulai menerapkan sprint race pada musim 2023. Tak seperti Formula 1, sprint race di MotoGP berlangsung pada semua seri yang ada dalam kalender balap tahun ini. Hal tersebut membuat para pembalap harus melakoni dua kali balapan dalam setiap pekan balap.

Tak hanya menguras fisik, mental pembalap juga kian diuji karena menghadapi pekan balap yang kian padat. Hal tersebut diakui Takaaki Nakagami dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Ia merasa mentalnya seolah terkuras setelah menjalani sprint race.

“Balapan hari Sabtu hanya berlangsung setengah dari durasi total main race. Akan tetapi, Anda secara mental harus menyiapkannya dengan cara yang sama untuk balapan hari Minggu. Setelah sprint race, aku merasa seperti kehabisan energi di kepalaku. Secara fisik aku baik-baik saja, tetapi aku merasa aku butuh gula,” papar Nakagami dilansir Speedweek.

2. Takaaki Nakagami mengaku senang dengan format baru pekan balap MotoGP

pembalap LCR Honda Takaaki Nakagami (twitter.com/takanakagami30)

Nakagami mengaku senang dengan adanya sprint race di MotoGP. Menurutnya, format pekan balap yang baru memberi suguhan yang menarik untuk para penggemar MotoGP. Walau begitu, Nakagami tetap menyoroti aspek mental sebagai hal yang tak boleh disepelekan oleh pembalap saat melakoni pekan balap.

“Sejauh ini, aku sejujurnya menyukai format baru. Aku percaya itu bagus. Itu lebih baik untuk penggemar tentu saja. Itu pertunjukan yang bagus. Namun, pada saat yang sama fisik bukan sebuah masalah. Akan tetapi, hal itu sulit secara mental,” kata Nakagami.

3. Takaaki Nakagami tak sabar menyambut balapan di Sirkuit Motegi

Takaaki Nakagami saat menjalani pekan balap GP Spanyol 2023. (twitter.com/takanakagami30)

Tak hanya soal sprint race, para pembalap MotoGP juga akan dihadapkan dengan jadwal pekan balap yang berdekatan antara satu seri dengan lainnya. Bahkan, mereka harus melakoni 8 seri balap dalam 10 pekan balap mulai dari GP India pada 22-24 September 2023 hingga GP Valencia pada 24–26 November 2023. Nakagami tak ingin terlalu memusingkan jadwal padat tersebut. Ia justru sudah tak sabar untuk balapan di Sirkuit Motegi di hadapan para pendukungnya di Jepang.

“Aku bahkan tak ingin memikirkan tentang itu. Satu-satunya hal bagus adalah mereka akan berada di Asia. Itu sangat dekat dengan tempat aku tinggal. Aku tak akan mengalami masalah dengan perubahan zona waktu juga. Setelah GP India, aku akan langsung tetap berada di Jepang,” jelas Nakagami.

Baca Juga: Brad Binder Beberkan Kesulitan KTM pada Awal MotoGP 2023

Verified Writer

Dewa Putu Ardita Darma Putera

Penggemar olahraga khususnya Motorsport. Untuk pertanyaan dan keperluan bisnis: dewaputu.ardita@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya