Jakarta, IDN Times - Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menelan kenyataan pahit di Taiwan Open 2026. Ginting harus angkat koper, meski turnamen baru memulai babak pertama, Rabu (29/7/2026).
Pil pahit itu ditelan Ginting saat bersua jagoan tuan rumah, Lin Chun Yi. Ginting gagal melakukan comeback dua kali, hingga harus menyerah hanya dalam kurun waktu 45 menit.
Ginting memang sempat mengimbangi perlawanan Lin, namun hanya mampu sampai angka 7-7. Setelah itu, Ginting kelimpungan untuk menetralisir tekanan yang dilancarkan tuan rumah.
Permainan Lin tak terbendung selepas memimpin 11-7 di jeda interval game pertama. Namun, Ginting nyaris membuat kejutan saat tertinggal 12-19. Dia mampu memperkecil kedudukan menjadi 17-19, namun justru kehilangan dua poin beruntun.
Pola serupa kembali tersaji di game kedua. Lin mendominasi penuh permainan, dan unggul 11-6 di jeda interval.
Lin berhasil memperlebar margin keunggulan menjadi 15-8. Ginting kembali mempertontonkan daya juangnya yang berhasil memangkas ketertinggalan menjadi 17-18.
Sayang, Ginting kembali kehilangan di poin kritis. Setelah susah payah mengimbangi hingga 19-20, Ginting tetap gagal memaksa Lin untuk menentukan nasib di rubber game.
