Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anthony Ginting Tumbang di Babak Pertama Taiwan Open 2026
Potret Anthony Ginting di Thailand Open 2026, Rabu (13/5/2026). (Dok. PBSI).
  • Anthony Sinisuka Ginting tersingkir pada babak pertama Taiwan Open 2026 setelah kalah dari wakil tuan rumah, Lin Chun Yi, dalam 45 menit.
  • Pada game pertama, Ginting sempat mengejar dari 12-19 menjadi 17-19, tetapi akhirnya kalah setelah kehilangan dua poin beruntun.
  • Di game kedua, Ginting memangkas ketertinggalan hingga 19-20, namun gagal memaksakan rubber game dan kembali kalah di poin kritis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Anthony Ginting kalah di Taiwan Open 2026 pada babak pertama. Ia bermain melawan Lin Chun Yi dari Taiwan. Mereka bermain selama 45 menit. Ginting sempat mengejar angka dua kali, sampai 17-19 dan 19-20. Tapi Lin tetap menang. Sekarang Ginting harus pulang dari turnamen itu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menelan kenyataan pahit di Taiwan Open 2026. Ginting harus angkat koper, meski turnamen baru memulai babak pertama, Rabu (29/7/2026).

Pil pahit itu ditelan Ginting saat bersua jagoan tuan rumah, Lin Chun Yi. Ginting gagal melakukan comeback dua kali, hingga harus menyerah hanya dalam kurun waktu 45 menit.

Ginting memang sempat mengimbangi perlawanan Lin, namun hanya mampu sampai angka 7-7. Setelah itu, Ginting kelimpungan untuk menetralisir tekanan yang dilancarkan tuan rumah.

Permainan Lin tak terbendung selepas memimpin 11-7 di jeda interval game pertama. Namun, Ginting nyaris membuat kejutan saat tertinggal 12-19. Dia mampu memperkecil kedudukan menjadi 17-19, namun justru kehilangan dua poin beruntun.

Pola serupa kembali tersaji di game kedua. Lin mendominasi penuh permainan, dan unggul 11-6 di jeda interval.

Lin berhasil memperlebar margin keunggulan menjadi 15-8. Ginting kembali mempertontonkan daya juangnya yang berhasil memangkas ketertinggalan menjadi 17-18.

Sayang, Ginting kembali kehilangan di poin kritis. Setelah susah payah mengimbangi hingga 19-20, Ginting tetap gagal memaksa Lin untuk menentukan nasib di rubber game.

Curated For You

Editorial Team

Related Article