Timnas Basket Indonesia Gugur Sebelum Pembukaan Asian Games 2026

- Timnas basket putra 5x5 Indonesia tersingkir di fase grup Asian Games 2026 sebelum upacara pembukaan.
- Indonesia kalah dari Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi hingga finis di peringkat keempat Grup A dengan tiga poin.
- David Singleton menilai performa tim belum memenuhi standar dan menyebut perbaikan akan dicari pada persiapan serta kompetisi.
Jakarta, IDN Times - Timnas basket putra 5x5 Indonesia gagal melangkah jauh di Asian Games 2026. Skuad Merah Putih tersingkir sebelum turnamen multiajang paling bergengsi di Asia ini menggelar upacara pembukaan.
Itu karena tim asuhan David Reynard Singleton selalu kalah di fase grup yang telah dihelat pada 10-13 September 2026. Kenyataan pahit itu dirasakan Timnas Basket Indonesia saat bersua Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi.
1. Timnas Basket Indonesia babak belur

Potret Timnas Basket Indonesia. (Dok. Perbasi). Perjalanan Indonesia di Grup A berlangsung babak belur sejak laga pertama. Derrick Michael dan kawan-kawan dibantai Jepang dengan skor 53-98 pada Kamis (10/9/2026), sebelum kembali menelan kekalahan telak 48-102 dari Korea Selatan sehari setelahnya.
Kekalahan beruntun tersebut membuat Indonesia terdampar di dasar klasemen Grup A. Margin poin yang sangat besar juga membuat peluang Pasukan Merah Putih untuk mengamankan tiket melalui jalur peringkat tiga terbaik semakin berat.
2. Sempat bangkit, tapi tetap gagal

Potret Timnas Basket Indonesia. (Dok. Perbasi). Kemenangan atas Arab Saudi pada laga pamungkas pun menjadi harga mati untuk menjaga peluang lolos. Namun, target tersebut gagal diwujudkan setelah Lester Prosper dan kawan-kawan takluk 89-100.
Indonesia pun finis sebagai juru kunci alias peringkat keempat Grup A dengan koleksi tiga poin. Hasil tersebut sekaligus memastikan langkah Indonesia terhenti di fase grup.
Yudha Saputera dan kawan-kawan sudah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (15/9/2026) pukul 18.15 WIB. Terasa cukup ironis, mengingat mereka justru sudah kembali ke tanah air, padahal Asian Games 2026 baru akan menggelar upacara pembukaan pada 19 September mendatang.
3. Akui jadi sebuah kegagalan

Pelatih Timnas Basket Indonesia, David Singleton. (Dok. Perbasi). David Singleton sangat kecewa atas hasil buruk tersebut. Menurutnya, performa tim sepanjang turnamen belum mencerminkan standar yang seharusnya ditunjukkan Indonesia.
"Sayangnya, kami tidak bisa menunjukkan jati diri yang sesungguhnya hingga pertandingan terakhir melawan Arab Saudi. Ini bukanlah standar yang ingin kami tetapkan di level tim nasional. Kami akan mencari berbagai cara untuk melakukan perbaikan, baik pada masa persiapan maupun selama kompetisi berlangsung," kata Coach Dave (sapaan akrabnya).


















