Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PSSI Buka Pintu Pertukaran Pelatih dan Pemain ke Ajax Amsterdam

PSSI Buka Pintu Pertukaran Pelatih dan Pemain ke Ajax Amsterdam
Ilustrasi stadion Ajax Amsterdam (pexels.com/Milo Deckert)
  • PSSI menjalin kerja sama strategis satu tahun dengan Ajax Amsterdam yang mulai efektif Januari 2027, lalu akan dievaluasi untuk peluang perpanjangan.
  • Ajax akan mengirim instruktur ke Indonesia dan menyeleksi pelatih lokal potensial untuk program pengembangan eksklusif di Amsterdam.
  • Pemandu bakat Ajax akan memantau pemain muda Indonesia, sementara kemitraan ini menyasar level elite, berbeda dari kerja sama PSSI-KNVB yang berfokus pada akar rumput.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PSSI kembali membuat langkah taktis untuk mempercepat pembangunan fondasi sepak bola nasional. Penetrasi itu dilakukan dengan menjalin kerja sama strategis dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir membeberkan proyek kolaborasi mulai berjalan efektif pada Januari 2027. Kesepakatan awal ini akan berlangsung dengan durasi kontrak satu tahun, sebelum nantinya dievaluasi untuk potensi kerja sama yang lebih panjang.

  1. 1. Sasar program pertukaran pelatih potensial

    -
    Erick Thohir bersama dua perwakilan Ajax Amsterdam. (IDN Times/Tino).

    Salah satu program utama dari kerja sama ini adalah pertukaran tenaga pelatih dari kedua belah pihak. Nantinya, Ajax akan mengirimkan beberapa instruktur pelatih terbaiknya ke Indonesia untuk membagikan ilmu selama periode tertentu.

    Di saat bersamaan, perwakilan Ajax juga akan menyeleksi pelatih-pelatih lokal potensial milik Merah Putih. Pelatih yang lolos dari kurasi akan diterbangkan langsung ke Amsterdam untuk mengikuti program pengembangan kepelatihan eksklusif di markas Ajax.

    "Saya rasa Ajax punya pengalaman panjang mengenai pembangunan talenta dan pelatih. Sudah banyak pelatih dari Ajax yang kemudian berkiprah secara global, bahkan menjadi legenda," kata Erick Thohir di Indonesia Sports Summit 2026.

  2. 2. Ajax juga pantau langsung bakat wonderkid Indonesia

    -
    Menpora Erick Thohir. (IDN Times/Tino).

    Selain urusan kepelatihan, kolaborasi ini juga membuka jalan bagi para pemain muda Indonesia yang bercita-cita menembus Eropa. Tim pemandu bakat Ajax akan terjun langsung memantau perkembangan talenta-talenta wonderkid Indonesia.

    "Kita juga bisa meningkatkan kualitas pemain-pemain muda kita ke depan lewat kerja sama ini," ujar pria yang juga menjabat sebagai Menpora tersebut.

    CEO Ajax, Menno Geelen, mengaku terhormat bisa menjalin kemitraan dengan PSSI. Ia menilai tren sepak bola Indonesia saat ini sedang berada dalam jalur positif dan memiliki banyak sekali talenta potensial yang belum dipoles secara maksimal.

    "Perkembangannya bukan hanya di tim nasional putra, tetapi juga di tim nasional putri, tim-tim usia muda, dan kompetisi liga. Saya pikir apa yang Anda lakukan benar-benar sangat baik," ucap Menno Geelen.

  3. 3. Beda fungsi dengan kerja sama KNVB

    PSSI jalin kerja sama dengan KNVB. (Dok. PSSI)
    PSSI jalin kerja sama dengan KNVB. (Dok. PSSI)

    Sebelum menggandeng Ajax, PSSI sudah lebih dulu menjalin kerja sama dengan KNVB. Namun, Erick menegaskan dua kolaborasi ini memiliki fungsi dan kesepakatan yang berbeda.

    Kerja sama dengan KNVB lebih difokuskan pada pembangunan dan pembibitan massal sepak bola di level akar rumput. Sementara itu, kemitraan dengan Ajax ditargetkan untuk menyasar level elite yang lebih spesifik.

    "Hubungannya selama ini juga PSSI dengan KNVB sangat baik. Ada beberapa kerja sama dengan KNVB, terutama mengenai pembangunan sepak bola di level akar rumput," ujar Erick.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More