Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Balapan Formula 1 Tanpa Pembalap McLaren di Lintasan
ilustrasi pembalap McLaren di Formula 1 (pexels.com/Jonathan Borba)
  • GP China 2026 jadi mimpi buruk bagi McLaren setelah Lando Norris dan Oscar Piastri gagal start akibat masalah kelistrikan, membuat tim juara dunia 2025 itu tanpa wakil di lintasan.
  • Sejak debut pada 1966, McLaren sudah lima kali absen di lintasan Formula 1 karena kendala teknis, mulai dari mesin Serenissima bermasalah hingga isu ban Michelin di GP Amerika Serikat 2005.
  • Piastri mencatat rekor tak diinginkan sebagai pembalap McLaren pertama yang alami DNS beruntun sejak Bruce McLaren pada 1969, memperpanjang catatan kelam tim dalam sejarah Formula 1.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Balapan utama Formula 1 GP China 2026 menjadi mimpi buruk bagi McLaren. Lando Norris dan Oscar Piastri sama-sama mengalami did not start (DNS). Bagi Piastri, ini merupakan kali kedua secara beruntun gagal lakoni start setelah seri pembuka di GP Australia.

McLaren bukan hanya sekali tanpa wakil di lintasan sejak masuk ke Formula 1 pada 1966. Masalah mobil menjadi alasan utama mereka gagal memulai balapan. Termasuk GP China 2026, berikut lima balapan Formula 1 tanpa pembalap McLaren di lintasan per 17 Maret 2026.

1. Bruce McLaren mengalami DNS di GP Belgia 1966

McLaren pertama kali tanpa wakil pada balapan Formula 1 terjadi di GP Belgia 1966. Musim itu merupakan debut McLaren tampil di Formula 1. Bruce McLaren sebagai pendiri tim menjadi pembalap tunggal pada musim tersebut.

Pada balapan tersebut, McLaren menggunakan mesin V8 buatan Serenissima. Sayang, mesin tersebut mengalami masalah yang membuat Bruce gagal melakoni start. Mesin itu berbeda dengan mesin Ford yang digunakan pada balapan pembuka di GP Monako.

2. Bruce McLaren kembali gagal mengikuti balapan di GP Belanda 1966

Bruce McLaren tak hanya sekali mengalami DNS pada 1966. Ia kembali mengalami hal serupa pada balapan keempat di GP Belanda. Sama seperti sebelumnya, DNS yang dialami Bruce disebabkan karena masalah pada mesin Serenissima.

Mesin Serenissima digunakan McLaren pada tiga balapan pada 1966 bergantian dengan mesin Ford. Namun, mesin Serenissima hanya sekali membawa Bruce tampil pada saat balapan, yakni di GP Inggris 1966. Hasilnya terbilang baik karena berhasil finis di posisi keenam.

3. Niki Lauda dan John Watson gagal melewati sesi kualifikasi di GP Monako 1983

GP Monako 1983 merupakan kali pertama dua pembalap McLaren gagal tampil pada saat balapan. Niki Lauda dan John Watson mengalami did not qualify (DNQ). Mereka menempati peringkat ke-22 dan ke-23 pada sesi kualifikasi. Saat itu hanya 20 pembalap yang diperbolehkan mengikuti balapan.

Hasil tersebut terbilang mengejutkan mengingat kualitas kedua pembalap. Lauda merupakan pemilik tiga gelar juara dunia. Sementara, Watson pernah meraih lima kemenangan sepanjang kariernya di Formula 1.

DNQ disebabkan karena performa buruk ban Michelin pada sesi kualifikasi hari Jum'at. Keduanya gagal memperbaiki catatan waktu pada hari Sabtu karena hujan. GP Monako 1983 menjadi kali terakhir pembalap McLaren gagal melewati sesi kualifikasi.

4. Masalah pada ban Michelin membuat McLaren gagal tampil di GP Amerika Serikat 2005

GP Amerika Serikat 2005 menjadi salah satu balapan terburuk dalam sejarah Formula 1. Masalah disebabkan karena Sirkuit Indianapolis memiliki tikungan banking berkecepatan tinggi serta aspal yang abrasif. Kondisi tersebut memiliki risiko tinggi dengan regulasi Formula 1 saat itu yang hanya menggunakan satu set ban sepanjang balapan. Michelin sebagai salah satu pemasok ban tak mampu memberikan jaminan ketahanan ban hingga balapan berakhir.

Alhasil, sebanyak 14 pembalap pengguna ban Michelin termasuk 2 pembalap McLaren, Kimi Raikkonen dan Juan Pablo Montoya, memilih mundur dari balapan. Balapan hanya diikuti enam pembalap yang semuanya menggunakan ban Bridgestone. Raikkonen saat itu sebenarnya difavoritkan untuk meraih kemenangan karena menempati posisi kedua pada sesi kualifikasi dan telah mengantongi tiga kemenangan.

5. Lando Norris dan Oscar Piastri mengalami DNS pada balapan utama GP China 2026

Dua pembalap McLaren mengalami DNS pada balapan utama GP China 2026. Oscar Piastri dan Lando Norris yang seharusnya start dari urutan kelima dan keenam ditarik ke garasi sebelum balapan dimulai karena masalah kelistrikan. Hasil tersebut terbilang mengecewakan bagi McLaren yang berstatus sebagai juara dunia 2025.

Beruntung, McLaren masih bisa mengikuti sesi sprint race. Hasilnya pun tak buruk dengan Norris finis keempat dan Piastri finis ketujuh. Hasil tersebut memberikan total delapan poin bagi McLaren.

Hasil di GP China membuat Piastri belum melakoni start pada 2026. Ia juga mengalami DNS pada seri pembuka di GP Australia karena mengalami crash sebelum balapan dimulai. Piastri menjadi pembalap McLaren pertama yang mengalami DNS beruntun sejak Bruce McLaren di GP Amerika Serikat dan GP Meksiko pada 1969.

Lima balapan Formula 1 di atas dimulai tanpa adanya pembalap McLaren di lintasan. Masalah pada mobil menjadi alasan utama DNS yang dialami McLaren.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team