Spanyol Nikmati Status Tim Favorit Juara di Piala Dunia 2026

- Luis de la Fuente menegaskan Spanyol menikmati status favorit juara Piala Dunia 2026 berkat mental dan karakter kuat, meski hasil imbang di laga perdana jadi pengingat penting.
- Status unggulan dianggap sebagai energi positif oleh pemain seperti Álex Baena, yang melihat kepercayaan publik sebagai bukti kualitas dan motivasi tambahan bagi tim.
- Pendekatan emosional ala keluarga di ruang ganti menjadi fondasi kebersamaan skuad Spanyol, menjaga semangat kolektif yang sebelumnya terbukti sukses di Euro 2024.
Jakarta, IDN Times - Status Timnas Spanyol sebagai favorit juara Piala Dunia 2026. tidak dianggap sebagai tekanan oleh pelatih Luis de la Fuente. Ia menegaskan, skuadnya justru menikmati ekspektasi besar tersebut berkat fondasi mental dan karakter kuat.
Di sisi lain, Spanyol juga baru membuka turnamen dengan hasil yang tidak ideal. Pada laga perdana, La Furia Roja ditahan imbang 0-0 oleh Cape Verde. Hasil itu menjadi pengingat status unggulan tidak otomatis menjamin kemenangan di lapangan.
1. Mentalitas pemenang, bukan sekadar bakat alami
De la Fuente menegaskan, kekuatan utama timnya bukan hanya teknik, tetapi mentalitas. Ia menilai para pemain Spanyol memiliki karakter kompetitif yang terbentuk dari kompetisi ketat di level klub dan tim nasional. Menurutnya, Piala Dunia 2026 menuntut lebih dari sekadar bakat.
"Mentalitas pemenang diperoleh melalui kompetisi, tetapi tidak tanpa karakter. Yang penting adalah karakter dan sikap yang tepat terhadap kompetisi, yang kemudian dapat menghasilkan kemenangan," kata De la Fuente dikutip dari laman resmi FIFA.
2. Status favorit justru jadi energi positif
Skuad Spanyol disebut tidak terbebani dengan label favorit juara. Winger Spanyol, Álex Baena, menilai status tersebut justru menjadi motivasi tambahan. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik adalah bentuk pengakuan atas kualitas tim.
"Semua orang senang menjadi favorit. Itu menunjukkan bahwa kami memiliki tim yang hebat," ucap Baena.
3. Filosofi keluarga di ruang ganti Spanyol
Salah satu kekuatan Spanyol di bawah De la Fuente adalah pendekatan emosional di ruang ganti. Ia membangun atmosfer seperti keluarga untuk menjaga kebersamaan tim. Filosofi ini juga menjadi fondasi keberhasilan mereka di Euro 2024 dan kini kembali diuji di Piala Dunia.
"Keluarga adalah tentang kebersamaan, dukungan, kedekatan, dan melakukan segala sesuatu yang diminta anggota keluarga dari Anda, dan bahkan lebih," ucap juru taktik berusia 64 tahun tersebut.
Dengan kombinasi mental juara, struktur tim solid, dan tekanan sebagai favorit, Spanyol tetap menjadi salah satu sorotan utama dalam Piala Dunia 2026, meski start mereka belum sepenuhnya meyakinkan.


















